Komunitas ODOJ Pesbar Gelar Kalqulus

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Komunitas One Day One Juz (ODOJ), Dewan Pimpinan Area (DPA) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), melaksanakan Kajian Alquran Ala Ustad (Kalqulus) di Masjid Almujahidin, Kelurahan Pasar Krui, Kecamatan Pesisir Tengah, Minggu (8/9) kemarin.

Kajian yang menghadirkan Ustad Hamidi dengan membahas tentang tafsir Alquran Surat As-Saff itu diikuti sekitar 50 anggota ODOJ dan anggota Rohis dari sejumlah SMA di Pesbar.

Bacaan Lainnya



Ketua ODOJ DPA Pesbar, Meira Efika, mengatakan kegiatan Kalqulus yang itu sebagai salah satu agenda untuk meningkatkan pemahaman tentang Alquran ke masyarakat, terutama terkait surat yang dibahas dalam kajian itu.

“Kalqulus kita laksanakan bersama dengan ustad yang mengerti dan paham tentang isi surat di dalam alquran yang dibahas, sehingga apa yang disampaikan bisa diterima dan diterapkan oleh peserta,” kata dia.

Dijelaskannya, selain melaksanakan Kalqulus, pihaknya juga rutin melaksanakan Ngaji On The Beach atau yang sering disebut dengan Ngaob, kegiatan itu merupakan salah satu kegiatan untuk menjalin tali silaturahmi bagi anggota ODOJ dan masyarakat.

“Melalui komunitas ini, kita mencoba menggerakkan masyarakat agar membiasakan diri membaca alquran, meski perkembangan zaman semakin pesat dengan teknologi yang semakin canggih tapi Alquran harus tetap ada dan dibaca masyarakat sebagai pedoman hidup,” jelasnya.

Ditambahkannya, kegiatan ODOJ yang biasa dilaksanakan di tempat terbuka itu bukan bermaksud untuk pamer kesalihan, tapi kegiatan itu bertujuan untuk menjalin silaturahim, saling mengingatkan dan menyemangati sesama ODOJers dan sesama muslim dalam membaca Alquran.

“Ada sejumlah produk Komunitas ODOJ antara lain ODOJ (One Day One Juz) yaitu tilawah satu Juz tiap hari, ODALF (One Day a Half) tilawah setengah Juz sehari dan ODOJ STAR yaitu tilawah bebas satu lembar sampai berapapun setiap harinya,” terangnya.

Menurutnya, salah satu tujuan adanya komunitas ODOJ adalah untuk membumikan Alquran, dan mengajak masyarakat untuk kembali membiasakan diri membaca Alquran setiap harinya.

“Intinya kami ingin membumikan membaca Alquran di kalangan muslim. Bacaan Alquran akan menjadi syafaat di hari akhir. Jika ingin diri kita terlindungi kelak, bacalah Alquran sebanyak- banyaknya, dan akan lebih konsisten dapat membaca satu juz tiap harinya,” pungkasnya. (yog/d1n/mlo)



Pos terkait