Komunitas Pendaki dan Pecinta Alam akan Gelar Upacara Bendera di Puncak Pesagi

  • Whatsapp
Puncak Pesagi - Foto Exaudio Siregar

Medialampung.co.id – Dalam rangka menyambut hari ulang tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-75.  Komunitas pendaki dan pecinta alam akan melaksanakan kegiatan peduli Pesagi Season IV dengan tema Eksistensi Atap Negeri di Tengah Pandemi Covid-19

Kegiatan pendakian yang dimotori oleh dua komunitas yaitu Gabungan Pendaki dan Penjelajah (GAPPELA) Lampung Barat dan Komunitas Ramah Alam dan Lingkungan (KORAL) asal Kota Metro tersebut akan dilaksanakan pada Minggu (16/8) dan rencananya rombongan pendaki akan dilepas langsung oleh Bupati Hi Parosil Mabsus.

Bacaan Lainnya



Ketua GAPPELA Lambar Roy Macan mengatakan, saat ini tercatat sudah ada sekitar 160 peserta yang mendaftar untuk melakukan pendakian di gunung dengan jalur ketinggian  2.262 Meter Diatas Permukaan Laut (MDPL) tersebut. Selain itu, ada tiga event kegiatan yang dilakukan para pendaki yaitu mulai dari bersih–bersih sampah di sepanjang jalur pendakian gunung pesagi, upacara bendera 17 Agustus serta penanaman sebanyak 1500 bibit pohon buah-buahan untuk mendukung upaya penghijauan.

“Kegiatan ini kembali kita adakan untuk empat kalinya sebagai bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan dan alam agar senantiasa terjaga kehijauan, kesejukan dan keindahan nya. Disamping itu juga untuk menyemarakan perayaan HUT RI ke-75 dan tentunya untuk tetap menjaga eksistensi atap negeri di tengah Pandemi covid-19,” ungkapnya.

Dijelaskannya, untuk rangkaian kegiatan diawali dengan proses pendaftaran yang dibuka sejak 10 Juli-14 Agustus dengan registrasi sebesar Rp300 Ribu untuk setiap team dengan jumlah tiga orang, dan untuk registrasi per orang sebesar Rp 120 Ribu. Selain itu, syarat wajib lainnya untuk individu yakni membawa ponco, jaket, sleeping bag, baju ganti, senter atau lampu, baterai cadangan dan jerigen ukuran 2 liter. Selain itu, syarat wajib untuk checking setiap peserta wajib membawa surat keterangan sehat serta melampirkan foto copy identitas (KTP/SIM).

“Untuk Checkpoint atau pemeriksaan kelengkapan peralatan dan peserta dilaksanakan di GSG Pekon Hujung, Kecamatan Belalau pada Sabtu (15/8) pukul 15:00 WIB. Setelah semuanya dinyatakan siap dan lengkap maka proses pendakian akan dimulai keesokan harinya atau pada Minggu (16/8),” jelasnya.

Lebih lanjut ia menerangkan, proses pendakian akan terbagi di dua jalur yaitu jalur Pekon Hujung, Kecamatan Belalau dan Pekon Bahway Kecamatan Balikbukit. Namun track utama tetap difokuskan di Pekon Hujung.

“Sepanjang jalur pendakian kita akan melakukan bersih-bersih sampah anorganik, selanjutnya  setelah tiba di puncak maka tepat pada 17 Agustus 2020, kita laksanakan upacara bendera. Setelah itu penanaman 1500 pohon dan dilanjutkan dengan pembagian doorprize, kemudian sarasehan dan keesokan harinya tepatnya di tanggal 18 Agustus semua pendaki sudah langsung turun dari puncak,” pungkasnya.(edi/mlo)



Pos terkait