Konservasi Hutan akan Tingkatkan Ekonomi Berbasis Wisata 

  • Whatsapp
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Dr. Edarwan, M.Si.

Medialampung.co.id – Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung Dr. Edarwan, M.Si., mengatakan bahwasanya Wisata Lampung berbasis ekowisata dan umumnya berada di Dinas Kehutanan seperti hutan dan gunung.

“Jadi kalau bisa dibilang wisata Lampung berbasis ekoturisme yang berbasis ekowisata. Dengan adanya program hutan konservasi saya pikir ada satu spis yang memang wisata bisa masuk. Jadi bagaimana bukan itu tidak saja untuk kepentingan lingkungan dan kepentingan-kepentingan konservasi, tetapi juga ekonomi yang berbasis wisata. Jadi memang pariwisata harus masuk di situ harus ada, Kan bisa lebih cepat menghasilkan pendapatan bagi masyarakat sekitar,” kata Edarwan usai menghadiri Talk Show Peran Hutan Konservasi untuk Pembangunan, di Hotel Sheraton Bandarlampung, Rabu (27/1).

Bacaan Lainnya

Ia juga mengatakan terlebih di tengah pandemi Covid-19 para wisatawan akan jauh lebih baik jika berwisata di tempat ekowisata dibandingkan wisata tertutup.

“Di massa pandemi Covid-19 wisata di tempat tertutup wisatawan berpikir ada covid atau tidak. Tapi jika berwisata ke alam terbuka semua wisatawan akan jauh lebih baik dari pada tempat tertutup,” terangnya.

Lanjut dia, prospek ekowisata di era pandemi maupun pasca pandemi tetap menjanjikan, karena itu pengelolaannya harus melibatkan masyarakat melibatkan pihak ketiga yaitu investor dan distimulus oleh pemerintah.

Wisata Ecotourism sendiri terdiri dari darat dan laut. Secara nasional pengembangan wisata Lampung terdiri dari tiga zona.

“Zona teluk Lampung dan sekitarnya sampai Teluk Kiluan dan itu ada konservasinya, zona dua Pesisir Barat dan zona tiga Waykambas dan sekitarnya. Kedepanya wisata selain berbasis ekoturisme atau berbasis alam juga dikelola berbasis sistem dan bagaimana cara mengelola wisata yang berbasis kelanjutan,” tutupnya. (ded/mlo)


Pos terkait