Kontes dan Pameran Bonsai Nasional di Lambar Digelar Juni, Berhadiah Motor

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Lampung Barat, terus mematangkan persiapan dalam rangka pergelaran Kontes dan Pameran Bonsai Nasional Bumi Sekala Bekhak tahun 2021 yang rencananya akan digelar pada 19 Juni hingga 27 Juni mendatang.

Ketua PPBI Cabang Lambar dr. Widyatmoko Kurniawan, Sp.B., mengungkapkan, untuk pelaksanaan dijadwalkan selama delapan hari, dengan rincian kegiatan 19-20 Juni penerimaan peserta atau selama dua hari, kemudian 21-22 Juni dilakukan penjurian, 23 Juni pembukaan, selanjutnya 23-27 Juni pameran atau selama lima hari, dan hari terakhir yakni 27 Juni penutupan dan pengambilan pohon.

Bacaan Lainnya

”Untuk lokasi Pameran dan Kontes Bonsai Nasional Gebyar Bonsai Bumi Sekala Bekhak 2021 di Halaman dan Bundaran Plaza Kebun Raya Liwa (KRL). Kami pilih lokasi tersebut, mengingat itu merupakan destinasi wisata unggulan, yang tentunya kami PPBI Lambar juga berkomitmen membantu pemerintah daerah dalam mempromosikan destinasi wisata yang ada, sehingga lebih dikenal oleh masyarakat luar,” ungkap Wawan—sapaan Widyatmoko Kurniawan.

Lebih lanjut pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Lambar tersebut mengungkapkan, untuk kontes bonsai yang akan dilakukan yakni untuk kelas Prospek, Regional, Madya, Utama dan Bintang, dan ini akan menjadi gelaran pertama di area sumatera untuk contest kelas bintang.

”Nantinya untuk peraih Best Ten, Best In Class, Best in Size dan Best in Show akan mendapatkan Trophy, Hadiah dan Souvenir. Peserta kontes akan mendapatkan doorprize dengan pengundian masing-masing nomor pohon dan Doorprize utama satu unit sepeda Motor,” kata dia.

Mengingat kontes dan pameran ini merupakan diselenggarakan tingkat nasional dan telah mendapatkan persetujuan penyelenggaraan dari PPBI Pusat maka pihaknya mengajak kepada para kolektor bonsai maupun pecinta seni bonsai untuk turut serta memeriahkan pergelaran tersebut.

”Ini terbuka untuk umum, hanya saja tentunya untuk jumlah pohon yang dibawa oleh peserta tetap akan dibatasi mengingat saat ini masih ada pandemic Covid-19 serta keterbatasan tempat,” pungkasnya. (nop/mlo)


Pos terkait