Koordinator PD P3MD Sampaikan IDM Pekon Trimulyo Tempati Urutan Dua di Provinsi Lampung

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemerintah Pekon Trimulyo, Kecamatan Gedungsurian, Kabupaten Lampung Barat melaksanakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) hasil pendataan SDGs Desa 2021 bertempat di balai pekon Jumat (11/6).

Dalam acara itu dipimpin dan dibuka langsung oleh Ketua LHP Pekon Trimulyo Toni, turut hadir Camat Gedungsurian, M. Agus Setiawan, S.E, M.M., yang diwakili oleh Kasi PMP Setiyadi, S,E. M,M, Koordinator PD P3MD Lampung Barat Anton Hilman. S.Si, Bhabinkamtibmas Pekon Trimulyo Aiptu Syarif Haromi, anggota LHP dan seluruh tim relawan pendata SDGs Pekon Trimulyo. 

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya Peratin Buchori, S.P. memberi apresiasi kepada semua tim relawan yang bekerja dengan semangat dengan keterbatasan yang ada. Karena pentingnya SDGs untuk program pembangunan pekon yang berkelanjutan.

Dan untuk menyusun RKP tahun 2022. Terkait anggaran sehubungan dengan pada saat pendataan ini APBP kita sudah sah sebelum pendataan, sedangkan pendataan ini perlu biaya dan insentif bagi pendata, maka nanti akan diupayakan dapat diakomodir anggarannya melalui APBP Perubahan 2021.

Sedangkan dalam sambutannya, Koordinator PD P3MD Anton Hilman menyampaikan pencapaian Indek Desa Membangun (IDM) Pekon Trimulyo mencapai 0,91 tertinggi dari 41 Pekon Mandiri dan yang pekon lain kisaran 0,85 di Kabupaten Lampung Barat.

Dan menjadikan Kecamatan Gedungsurian menjadi Kecamatan mandiri secara nasional dengan peringkat 120 nasional dari 7094 Kecamatan S-e Indonesia.

Anton Hilman juga optimis bahwa Pekon Trimulyo dapat mengembangkan sayap di kancah nasional karena hasil pendataan IDM Trimulyo menempati urutan dua di Provinsi Lampung dengan IDM 0.9178 ada di urutan 212 secara nasional dari 75000an desa se Indonesia dan hanya kalah Sama Desa Hanura di Kabupaten Pesawaran dengan IDM 0.9368 di urutan 111 Nasional. 

“SDGs Desa adalah pendataan secara partisipatif oleh seluruh warga maka dari itu akan mendapatkan perencanaan yang sesuai dengan seluruh kebutuhan masyarakat di pemangku-pemangku yang ada di wilayah desa,” tegasnya

Sedangkan dalam laporan Ketua tim Pokja Relawan SDGs banyak kendala yang terjadi dalam pendataan karena Trimulyo satu-satunya Pekon di Lambar yang melakukan pendataan SDGs Desa dengan sistem online. (r1n/mlo)


Pos terkait