Kopista Indonesia Prediksi Hasil Panen Musim Depan Akan Berkurang,  Ini Penyebabnya..!!! 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Perkiraan hasil panen kopi di Kabupaten Lampung Barat yang dikenal sebagai penghasil kopi robusta terbesar kedua di Indonesia, pada tahun ini (2021)  akan mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya (2020).  

Sebagaimana hasil pengamatan yang dilakukan oleh Kelompok Kopista Indonesia untuk Kabupaten Lambar di beberapa kecamatan mulai dari Kecamatan Lumbokseminung, Batubrak, Sekincau, Waytenong dan Kebuntebu. 

Bacaan Lainnya

Disebutkan Manajemen Kopista Indonesia Kabupaten Lambar Irwasyah, S.P, bersama Supriyono, S.T dan Karjo Matajat, kepada media ini, penyusutan ini adalah akibat dari, kerontokan buah karena cuaca yang dominan hujan, Dampak buah yang lebat pada tahun sebelumnya dan perawatan yang kurang maksimal

Dijelaskan, situasi itu sebenarnya dapat diatasi atau minimalisir dengan perawatan yang tepat. ” Kami Kopista Indonesia, di Lampung Barat  telah melaksanakan sistem perawatan yang dikembangkan dan sudah menghasilkan dampak yang menggembirakan,” jelasnya

Seperti penyusutan buah tidak terlalu drastis.   Sehingga produksi minimal Dua Ton per hektar atau produksi minimal Dua ton (Promin2ton), dari Kopista Indonesia dapat tercapai dengan menggunakan Tiga langkah perawatan yaitu

Pemangkasan yang tepat waktu yaitu segera setelah panen usai, dengan sasaran yang tepat yaitu ranting yang lebih dari B2.

Selain itu pemupukan yang lengkap unsur N, P dan K ditambah unsur lainnya, pada waktu yang pas, atau minimal dua kali setiap tahun dengan jumlah yang cukup.

Termasuk penyiapan bahan ranting B0 yang tepat waktu dan jumlah yang sesuai dengan kemampuan pemupukan. (r1n/mlo)


Pos terkait