Korban Kebakaran Tempati Tenda Darurat

  • Whatsapp

Medialampung.co.id, SUKAU – Korban kebakaran di Pemangku Kampung Baru, Pekon pagardewa, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat untuk sementara menempati tenda pengungsian yang didirikan pemerintah pekon setempat.

Kini, sejumlah bantuan terus mengalir mulai dari bantuan pangan, uang tunai serta sejumlah material bangunan.

Bacaan Lainnya



“Mulai hari ini untuk sementara para korban menempati tenda pengungsian yang kami dirikan bersama warga,” ujar Peratin pagardewa, Tahmiza.

Untuk membantu meringankan beban korban, lanjut dia, sejumlah bantuan terus mengalir mulai dari pakaian layak pakai, uang tunai, bantuan pangan serta sejumlah material bangunan untuk membantu korban mendirikan kembali rumahnya.

“Alhamdulillah sejumlah bantuan dari para masyarakat terus mengalir, termasuk material, kami berharap korban dapat mendirikan kembali rumahnya,” imbuhnya.

di beritakan sebelumnya, Sape’i (70) warga Pemangku Kampung Baru, Pekon pagardewa, hanya bisa tertunduk lesu saat melihat rumahnya ludes terbakar pada Kamis (6/6/2019) sekitar pukul 15:30 Wib.

Diduga, kebakaran tersebut berasal dari sebuah tungku di bagian dapur yang masih dalam keadaan menyala namun di tinggal tidur oleh pemilik rumah.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun musibah kebakaran itu mengakibatkan kerugian hingga Rp50 juta.

Peratin Pekon Pagardewa, Tahmiza, mengatakan bahwa diduga kebakaran rumah itu berasal dari dari bagian dapur dan saat kejadian Sape’i sedang tertidur dan seketika bangun karena dirinya merasa panas dan melihat api telah membekar bagian atap rumah.

“Diduga api berasal dari dapur, saat itu Sape’i, sedang tertidur kemudian merasa kepanasan dan saat dia bangun, api sudah melahap bagian atap rumah,” ungkap Tahmiza.

Seketika itu, lanjut dia, korban langsung menyelematkan diri dengan melompat dari jendela. Namun besarnya hembusan angin, membuat api begitu cepat melahap seluruh bangunan rumah.

“Barang -barang tidak ada yang selamat, karena lokasi rumah berada di tengah sawah, korban saja sampai melompat dari jendela untuk menyelamatkan diri,” kata dia. (edi/mlo)



Pos terkait