Kostiana Gelar Sosper No.3/2020 di Labuhanratu

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Anggota DPRD Lampung Dapil Bandarlampung Kostiana SE, MH., kembali turun ke masyarakat dalam rangka menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah Provinsi Lampung No.3/2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Labuhanratu, Selasa (26/1).

Hadir sebagai narasumber dalam sosper tersebut Perwakilan Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Budi Ardiyanto, Perwakilan GMNI Firmansyah, dan moderator Erwin Sinaga.

Bacaan Lainnya

Dalam arahannya, Kostiana mengatakan Perda Adaptasi Kebiasaan Baru yang ia sosialisasikan merupakan produk DPRD yang baru saja disahkan mengingat Pandemi COVID-19 di Lampung yang belum berakhir. Untuk itu, dirinya menegaskan kepada masyarakat Lampung khususnya Bandarlampung untuk selalu mematuhi protokoler kesehatan dari pemerintah berupa 3M yakni Memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Dalam isi Perda ini dibahas semua tentang sanksi-sanksi yang diberlakukan bagi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan dari pemerintah, seperti tidak menggunakan masker,” jelasnya.

Sekretaris Komisi IV DPRD Lampung ini juga mengatakan, masyarakat harus bisa beradaptasi dengan Kebiasaan-kebiasaan baru di tengah pandemi COVID-19 seperti sekarang ini, seperti menggunakan masker. Sebab, hal ini merupakan salah satu cara untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kabid Dinkes Kota Bandarlampung Budi Ardiyanto mengatakano orang yang terpapar COVID-19 bukan untuk diasingkan atau diusir, melainkan harus dibantu atau disupport, karena menurut dia, COVID-19 bukanlah aib.

“Jadi, mohon peran serta masyarakat untuk kasus COVID-19 untuk saling membantu. Terlebih untuk kasus kematian misalnya, saat ini di Bandarlampung jangan ada lagi kasus penolakan pemakaman karena jenazah tidak berisiko menularkan, tetapi justru orang-orang yang hadir di pemakaman beresiko menularkan dan tertular,” paparnya.

Menurutnya juga, dengan adanya Perda ini, sekarang sudah ada sanksi sosial dan sanksi denda bagi masyarakat yang abaikan dengan prokes, seperti tidak memakai masker saat keluar rumah, atau berkerumun. (*/mlo)


Pos terkait