KPU Pesbar Mulai Sortir dan Lipat Surat Suara

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) mulai melakukan penyortiran dan pelipatan kertas surat suara dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Pesbar tahun 2020. Penyortiran dan pelipatan surat suara tersebut dilakukan di kantor KPU setempat, Rabu (25/11).

Ketua KPU Pesbar, Marlini, mengatakan bahwa secara keseluruhan jumlah surat suara yang diterima oleh KPU Pesbar ini sebanyak 111.985 lembar, dengan rincian 107.150 lembar surat suara untuk Daftar Pemilih Tetap (DPT), 2.835 lembar surat suara cadangan atau 2,5 persen dari jumlah DPT dan 2000 lembar surat suara untuk Pemilihan Suara Ulang (PSU).

Bacaan Lainnya


“Saat ini yang disortir dan dilipat terlebih dahulu kita utamakan untuk surat suara DPT dan surat suara cadangan. Sedangkan untuk surat suara PSU sementara ini belum kita sortir dan lipat,” katanya.

Dijelaskannya, dalam penyortiran dan pelipatan surat suara tersebut melibatkan relawan dari masyarakat yang ada di seputaran kantor KPU setempat sebanyak 20 orang ditambah dengan koordinator tim dari KPU setempat sebanyak lima orang karena dalam penyortiran dan pelipatan surat suara ini dibagi dalam lima kelompok. Sehingga semuanya ada 25 orang, sebelum dimulai penyortiran dan pelipatan terlebih dahulu pihaknya juga memberikan arahan kepada relawan agar dalam penyortiran maupun pelipatan surat suara tidak terjadi kesalahan.

“Kita berharap dalam penyortiran dan pelipatan surat suara tersebut bisa selesai dalam dua atau tiga hari kedepan dan mudah-mudahan tidak terkendala,” jelasnya.

Sementara itu, lanjutnya, terkait dengan adanya surat suara yang rusak atau tidak sesuai dengan desain KPU RI seperti adanya surat suara yang tidak tercetak penuh, dan sebagainya itu nanti jika semuanya sudah selesai penyortiran, maka KPU Pesbar akan membuat berita acara untuk jumlah surat suara yang rusak yang selanjutnya akan disampaikan ke pihak penyedia untuk dilakukan penggantian surat suara yang sesuai. Sementara ini surat suara yang rusak itu rata-rata tidak tercetak penuh terutama pada desain cetakan untuk pengisian di KPPS.

“Karena itu semuanya akan diganti. Dalam penyortiran dan pelipatan surat suara ini tetap dengan menerapkan protokol kesehatan. Sedangkan untuk perakitan kotak suara Pilkada sudah selesai semua,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)




Pos terkait