KPU Pesbar Musnahkan Logistik Pilkada 2020

Medialampung.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) memusnahkan atau menghapuskan arsip logistik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020, yang dipusatkan di gudang logistik KPU setempat, Jumat (4/3).

Penghapusan logistik Pilkada pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pesbar tahun 2020 itu dihadiri ketua KPU Pesbar Marlini, didampingi komisioner KPU setempat. 

Bacaan Lainnya


Selain itu dihadiri Ketua Bawaslu Pesbar Irwansyah, aparat kepolisian serta pihak terkait lainnya.

Ketua KPU Pesbar, Marlini, mengatakan, penghapusan logistik Pilkada tahun 2020 itu dilaksanakan berdasarkan surat persetujuan kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) No.B-KN.00.03/394/2021, perihal persetujuan pemusnahan arsip.

Hal itu sesuai dengan surat yang telah diajukan oleh KPU Pesbar pada 30 Agustus 2021 lalu.

“Sehingga dengan sudah adanya persetujuan, baru bisa dilaksanakan penghapusan logistik Pilkada 2020 itu,” katanya.

Karena, kata dia, dalam pemusnahan logistik Pilkada 2020 itu dilakukan seperti pada Pilkada di tahun-tahun sebelumnya, yakni akan dilelang oleh KPU RI. 

Sehingga, KPU Pesbar mulai melakukan packing semua logistik tersebut, seperti surat suara sebanyak 107.150 lembar ditambah 2,5 persen dari jumlah surat suara. 

Selain itu, kotak suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 318 kotak suara, ditambah 11 kotak suara di Kecamatan.

“Kemudian, 1.272 bilik suara, termasuk blanko, formulir dan sebagainya. Setelah selesai melakukan packing itu akan dilakukan lelang,” jelasnya.

Dijelaskannya, KPU Pesbar juga masih menunggu arahan dari ANRI dan KPU RI, karena dalam packing yang dilakukan per item logistik Pilkada itu kemungkinan baru akan selesai dua hari kedepan. 

Mudah-mudahan dalam packing untuk pemusnahan logistik Pilkada 2020 di Pesbar ini tidak ada kendala hingga selesai nanti. Karena ini juga merupakan salah satu kegiatan dalam menghadapi persiapan Pemilu 2024 mendatang.

“Pemusnahan atau penghapusan logistik Pilkada 2020 itu tidak ada yang dimusnahkan dengan cara dibakar, tapi dilelang melalui ANRI, sehingga hasil dari lelang itu akan masuk ke Kas Negara,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)


Pos terkait