KPU Pesbar Rakor Persiapan Debat Publik

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) menggelar rapat koordinasi (rakor) persiapan debat publik tahap pertama untuk pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Pesbar pada Pilkada serentak 2020, di kantor KPU Pesbar, Selasa (3/11).

Rakor itu dipimpin Ketua KPU Pesbar Marlini, didampingi komisioner KPU setempat. Selain itu, hadir juga unsur Forkopimda, tim penghubung masing-masing paslon atau Liaison Officer (LO) dan pihak terkait lainnya.

Bacaan Lainnya


Dalam kesempatan itu, Marlini, menjelaskan bahwa untuk persiapan debat publik Paslon pada Pilkada Pesbar akan dilaksanakan dua tahap. Untuk debat publik Paslon tahap pertama akan dilaksanakan Rabu (18/11) mendatang dijadwalkan pukul 19.30 WIB, di GSG Selalaw Kecamatan Pesisir Tengah dengan durasi 120 menit.

“Untuk debat publik tahap pertama, temanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pelayanan kepada masyarakat dan memajukan serta menyelesaikan persoalan daerah,” ungkapnya.

Dijelaskannya, selain dari panelis dan panitia, undangan dalam pelaksanaan debat publik tahap pertama yang akan di gelar oleh KPU Pesbar itu antara lain masing-masing Paslon, empat orang tim kampanye, dua orang dari Bawaslu Pesbar, dan lima komisioner KPU Pesbar, artinya yang ada di dalam ruangan debat public dibatasi. Karena itu, dalam pelaksanaannya harus tetap menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

“Kita berharap dalam pelaksanaan debat publik paslon bupati dan wakil bupati Pesbar untuk tahap pertama tidak ada kendala dan berjalan lancar,” jelasnya.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga mengharapkan seluruh tim masing-masing paslon saat pelaksanaan debat publik tetap menjaga siatasi agar tetap kondusif, sehingga tercipta situasi yang aman dan tertib serta tidak menimbulkan kegaduhan. Sedangkan, untuk jadwal pelaksanaan debat publik paslon pada tahap kedua  dilaksanakan pada tanggal 4 Desember 2020 mendatang. 

“Untuk debat publik tahap kedua dengan tema yakni menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah Kabupaten/Kota dan Provinsi dengan Nasional, dan memperkokoh NKRI dan Kebangsaan. Serta kebijakan dan strategi penanganan, pencegahan, dan pengendalian Covid-19,” pungkasnya. (yan/d1n/mlo)




Pos terkait