KPU Waykanan Kembali Gelar Debat Kandidat

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – KPU Waykanan akan kembali menyuguhkan debat kandidat Pasangan calon Bupati Waykanan yang akan digelar di Gedung Serba Guna  Waykanan pada Rabu (4/11) malam mulai pukul 19.30 WIB.

Pelaksanaan debat sendiri akan disiarkan secara langsung melalui Live Streaming channel youtube dan live Radar Lampung TV.

Bacaan Lainnya

Menurut Ketua KPU Waykanan Refki Dharmawan, Debat Publik yang yang ketiga ini akan diikuti oleh Kedua pasangan calon bupati dan calon wakil bupati peserta Pilkada Kabupaten  Waykanan 2020 yakni, Paslon (01) H. Juprius, SE – Dr. Rina marlina, M.si berjargon (Arjuna) dan paslon (02) H. Raden adipati surya, S.H. M.M – Drs. Ali rahman, M.T berjargon (Berani pasti Aman) dan.akan mengusung Tema “Inovasi dan Sinergi Pembangunan Daerah untuk memperkokoh NKRI”.

Debat publik yang ketiga ini sengaja dilangsungkan lagi di GSG Kantor Pemkab Waykanan, dengan Pertimbangan untuk mempermudah live serta tempat yang representatif. Selain itu Sesuai dengan kondisi serta menjalankan aturan KPU untuk tetap mengedepankan dan mematuhi protokoler kesehatan.

“Saksikan, simak dan pelajari visi misi kedua calon, untuk itu kami KPU  Waykanan mengimbau kepada masyarakat Waykanan untuk bisa menyaksikan Debat Publik pasangan calon kepala daerah malam nanti. Dengan harapan, masyarakat bisa mengenali visi dan misi, serta program-program yang diusung para pasangan calon untuk Bumi Ramik Ragom ini,” kata Refki.

Namun demikian, seperti pelaksanaan debat pertama dan kedua, Paslon dalam debat tidak diperkenankan membawa pendukung, melainkan silahkan para pendukung dapat menyaksikan live debat di posko atau di rumah masing-masing melalui Radar Lampung TV atau dari Facebook KPU Waykanan.

“Debat akan dibagi dalam beberapa segmen di mana dalam setiap segmennya, pasangan calon akan menyampaikan visi dan misi, serta program-programnya. Ada juga sesi tanya jawab di mana antara pasangan calon bisa saling bertanya,” imbuhnya.

“Melalui debat ini masyarakat akan bisa menilai mana pasangan calon yang berkualitas, berintegritas dan dapat dijadikan pilihan pada pilkada pada  9 Desember 2020 yang akan datang,” tegas Refki.(wk1/mlo)




Pos terkait