Kreatif! Maman Sulap Semak Belukar Pinggir Jalan Jadi Taman 

  • Whatsapp
Maman Pirang saat menunjukkan taman buatannya

Medialampung.co.id – Maman Pirang, (35) pria asal Bandung Jawa Barat (Jabar), yang mencoba mengais rejeki di Kabupaten Lampung Barat (Lambar) dengan membuka warung minuman segar dan makanan ringan di pinggiran jalan nasional di sekitar Puncak Rest, Kecamatan Sumberjaya, layak dijuluki pemuda kreatif, inovatif serta memiliki jiwa sosial yang tinggi.  

Bagaimana tidak, sisi jalan nasional di puncak rest area persisnya di seberang jalan warung bambu miliknya, disulap menjadi taman yang indah hanya dengan memanfaatkan kearifan lokal dan sampah (limbah) seperti ban bekas.

Bahkan banyak pengendara yang melintas sengaja mampir, di samping untuk sejenak melihat taman olahannya tersebut, juga karena penasaran untuk mengetahui alasan Maman Pirang membangun taman tersebut.

Disampaikan Maman, munculnya inisiatifnya menyulap semak belukar di pinggiran jalan tersebut menjadi taman karena ia berharap dengan diolahnya sisi jalan itu menjadi taman akan mengurangi terjadinya Kecelakaan Lalu-Lintas (Lakalantas) yang sering terjadi di ruas jalan tersebut

“Saya terinspirasi membuat taman di pinggir jalan ini, karena sudah tidak terhitung lagi berapa banyak kendaraan yang saya tolong lantaran mengalami lakalantas. Dan alhamdulilah semenjak adanya taman ini kejadian lakalantas tidak terjadi lagi,” ungkapnya.

Menurut Maman, berkurangnya kejadian lakalantas sejak adanya taman itu, dimungkinkan karena semak belukar yang memperpendek jarak pandang kini sudah berubah menjadi taman. Dan ketika kendaraan melintas menjadi lebih lambat karena melihat taman yang dibangunya tersebut. 

Maman sendiri membangun warung kecil di lokasi itu sejak dua tahun ini, sembari menunggu pembeli, pria berambut panjang yang di cat pirang tersebut menata taman itu menggunakan cangkul dan memanfaatkan semua media di lokasi menjadi pernak pernik taman buatannya tersebut.

“Taman ini saya beri nama Taman Alam,” tandasnya. (rin/mlo)



Pos terkait