Krui Kecahko-Mahasiswa Sapu Sampah di Pantai

  • Whatsapp

Medialampung.co.id Sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan, Krui Kecahko salah satu organisasi sosial di Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar). Kembali menggelar kegiatan bersih-bersih sampah di kawasan wisata pantai Labuhan Jukung (Labju), Kecamatan Pesisir Tengah, Minggu (29/12).

Kegiatan itu bekerjasama dengan puluhan mahasiswa dari Institut Teknologi Sumatera (ITERA) yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Pesbar, selain itu Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Pesisir Barat (HMPPB), Himpunan Mahasiswa Pesisir Tengah (Himapeta) serta Orang Krui Entitas (OKe) juga ikut hadir dalam kegiatan tersebut.

Bacaan Lainnya



Ketua Krui Kecahko, Miza Riadi, mengatakan  bersih-bersih sampah di kawasan wisata seperti di pantai Labuhan Jukung itu merupakan kegiatan rutin. Bahkan sejak tiga tahun terakhir sejak terbentuknya organisasi sosial Krui Kecahko di Pesbar. Seperti yang dilaksanakan hari ini bersama teman-teman mahasiswa itu sebagai wujud kepedulian bersama untuk menjaga lingkungan dan kawasan wisata agar benar-benar bersih dari sampah.

“Kegiatan bersih-bersih pantai tersebut juga sebagai upaya untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan yang tentu berdampak pada kesehatan,” katanya.

Ditambahkannya, bukan hanya masyarakat yang harus sadar akan kebersihan lingkungan seperti di kawasan wisata pantai. Pengunjung pantai pun harus sadar untuk menjaga kebersihan pantai dan membuang sampah pada tempatnya. Pihaknya juga berharap  pemuda di Kabupaten Pesbar dapat memberikan contoh dan melakukan kegiatan positif dilingkungan masyarakat, salah satunya menjaga kebersihan dikawasan wisata pantai.

“Jika semuanya ikut peduli terhadap kebersihan lingkungan kawasan wisata pantai, maka mudah-mudahan kedepan tidak ditemukan lagi sampah yang berserakan di pinggiran pantai atau lainnya,” ujarnya.

Dengan begitu, kata dia, tentu akan menjadi penilaian sendiri bagi para pengunjung wisatawan yang berasal dari luar daerah bahkan mancanegara. Jika tidak ada yang peduli, maka jelas akan berdampak buruk bagi kabupaten Pesbar. Karena itu, organisasi sosial Krui Kecahko selama ini dalam melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan itu secara ikhlas bahkan tanpa ada biaya operasional karena memang benar-benar kegiatan sosial untuk masyarakat.

“Ini merupakan kepedulian kita, kedepan kita berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kawasan wisata pantai bisa lebih ditingkatkan lagi,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)



Pos terkait