Kualitas Proyek Drainase di Tanjakan Waysemangka Diragukan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pembangunan saluran drainase di tanjakan Tebasuokh, Pemangku Waysemangka, Pekon Bedudu, Kecamatan Belalau, Lampung Barat diragukan kualitasnya. 

Sebab, proyek milik Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Lampung itu terlihat sudah mengalami kerusakan atau pengelupasan pada bagian lantai saluran air, padahal proyek tersebut sedang dalam tahap pengerjaan.

Bacaan Lainnya


Yus warga setempat saat dikonfirmasi mengaku sangat menyayangkan proyek saluran drainase yang bernilai ratusan juta tersebut dikerjakan terkesan asal jadi.

“Kami masyarakat merasa kecewa jika pembangunan saluran drainase yang sejak lama dinanti karena kondisinya banyak mengakibatkan kerusakan seperti kerusakan jalan maupun areal perkebunan warga ini saat dibangun justru kualitasnya terabaikan,” kesalnya.

Sehingga, pihaknya berharap pihak terkait agar meningkatkan pengawasan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, sebab ia menilai lemahnya pengawasan terhadap pekerjaan dilapangan menjadi pemicu bagi oknum pekerja untuk bekerja sesuka hati. 

“Kami menilai kondisi ini dipicu karena kurangnya pengawasan dari pihak terkait yang akhirnya mengorbankan mutu dan kualitas pekerjaan dilapangan,” cetusnya.

Disisi lain, pihaknya juga mendesak agar dinas terkait segera melakukan penanganan terhadap jalan amblas yang mengakibatkan lupasan air dari badan jalan masuk dan merusak areal perkebunan warga setempat.

“Masyarakat berharap ini benar-benar menjadi perhatian serius karena dampak kerusakan sudah meluas. Selain itu dalam penanganan juga diharapkan betul-betul dilaksanakan secara matang mengingat jalan amblas di lokasi ini sudah beberapa kali di diperbaiki tapi kondisinya sudah rusak lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, dari informasi yang dihimpun di lapangan, disamping kualitas pekerjaan yang diragukan, sejumlah material proyek terutama batu belah disinyalir menggunakan sisa material fisik lama yang telah rusak.(edi/mlo)




Pos terkait