Kunjungan Jokowi di SMAN 2 Bandarlampung Nyaris Diwarnai Kericuhan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Ketika Presiden RI Ir. Hi. Joko Widodo (Jokowi) meninjau pelaksanaan vaksinasi di SMAN 2 Bandarlampung hampir diwarnai aksi demonstrasi.

Aksi tersebut akan dilakukan dengan pembentangan spanduk dan brosur kemudian mengaku korban asuransi.

Bacaan Lainnya

Namun aksinya ini sempat diketahui anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dan pasukan pengamanan lainnya.

Kemudian Paspampres membujuk mereka, agar tidak melakukan aksi demonstrasi di wilayah kunjungan Presiden Jokowi.

Salah satu wanita peserta aksi yang hendak berdemonstrasi, Maria Tri Hartati mengatakan dirinya ingin menyampaikan aspirasi kepada Presiden Jokowi, bahwa di Lampung banyak yang menjadi korban penipuan asuransi.

Aksinya ini pun, akan dilakukan dengan niatan tidak ada maksud untuk memprotes kedatangan Presiden Jokowi.

“Jadi saya nekat ke sini, saya hanya meminta tolong ke Presiden Jokowi agar menindak pelaku penipuan asuransi. Kami hanya minta pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Untuk melindungi seluruh konsumen korban asuransi,” kata Maria Tri Hartati saat memberikan keterangan kepada media di SMAN 2 Bandarlampung, Kamis (2/9).

Maria mengaku membawa spanduk bertuliskan pesan khusus, agar hal itu bisa mengundang perhatian Presiden Jokowi. Dirinya bersama rekannya ingin bertemu langsung dan menyuarakan aspirasinya, atas penderitaan rakyat yang menjadi korban kejahatan asuransi.

“Saya bukan hanya guna memperjuangkan hak sebagai korban asuransi, tapi turut menyuarakan aspirasi rakyat umum, yang juga menjadi korban penipuan asuransi. Saya sudah satu setengah tahun jadi korban asuransi ini, bukan cuma saya, tapi sudah banyak di seluruh Indonesia,” Ungkapnya.

Meski sempat diwarnai ada aksi demo korban asuransi, kunjungan kerja Presiden Jokowi ke SMAN 2 Bandarlampung berjalan lancar dan aman. (ded/mlo)


Pos terkait