Kunjungi Korban Kebakaran, Bupati dan Wabup Lambar Berikan Bantuan 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Bupati Lampung Barat Hi Parosil Mabsus bersama Wakil Bupati Drs Mad Hasnurin mengunjungi korban kebakaran di pemangku penyandingan, pekon Pagardewa Kecamatan sukau sekaligus memberikan sejumlah bantuan, Selasa (11/8).

Kehadiran orang nomor satu di Bumi Beguai Jejama itu disambut suka cita oleh keluarga Mujiono (50) yang menjadi korban dalam musibah kebakaran rumah yang menghanguskan seluruh harta benda termasuk sepeda motor pada Rabu (5/8) sekitar 17:30 WIB lalu.

Bacaan Lainnya



Pada kesempatan itu, Bupati Parosil Mabsus menyampaikan belasungkawa atas musibah kebakaran yang terjadi, dan berharap keluarga dapat mengambil hikmah atas musibah yang terjadi.

“Saya atas nama pribadi dan pemerintah daerah mengucapkan belasungkawa atas musibah kebakaran yang terjadi, semoga Allah Subhanahu Wata’ala menggantikan dengan yang lebih baik,” ucapnya.

Atas peristiwa itu, Parosil mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada terhadap segala aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran.  Selain itu, ia juga telah meminta kepada seluruh Camat, Peratin untuk memberikan imbauan kepada masyarakat agar waspada terhadap musibah kebakaran.

“Ini sudah masuk musim kemarau. Potensi terjadinya kebakaran sangat mungkin terjadi. Sehingga masyarakat kami minta waspada, apabila hendak meninggalkan rumah periksa semua sumber-sumber yang dapat menimbulkan api seperti instalasi listrik atau kompor,” pesannya.

Diketahui, sebelumnya pada Rabu (5/8) sekitar 17:30 WIB, akibat adanya kebocoran Liquified Petroleum Gas (LPG) rumah berukuran 4×6 milik Mujiono (50) ludes di lalap si jago merah hingga rata dengan tanah.

Peratin Pagardewa, Tahmiza mengatakan bahwa musibah kebakaran yang menimpa warganya itu berlangsung begitu cepat, saat kejadian korban mendapati kepulan asap muncul dari bagian dapur yang diduga akibat adanya kebocoran kompor yang menggunakan LPG.

Kuatnya hembusan angin membuat seluruh bangunan rumah berukuran sekitar 4×6 itu yang juga merupakan warung kelontongan tersebut hangus da rata dengan tanah.

“Tidak ada satupun harta benda yang berhasil diselamatkan karena kobaran api begitu cepat menjalar, Mobil pemadam kebakaran yang tiba di lokasi pun berhasil memadamkan api saat kondisi rumah sudah mencapai 80 persen termasuk satu unit sepeda motor didalamnya,” pungkasnya.(edi/mlo)



Pos terkait