Kunjungi Posyandu, Camat Airhitam dan Istri Perhatikan Kondisi Kesehatan Balita

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Camat Airhitam, Kabupaten Lampung Barat Andy Cahyadi, S.H, M.A., bersama Ketua TP-PKK Nilawati, S.H., meninjau kegiatan posyandu bulanan balita di Pekon Sumberalam dan Pekon Sinarjaya, Kamis (10/6).

Andy yang merupakan camat baru di Kecamatan Airhitam, terus memanfaatkan waktu mengunjungi masyarakat selain memperkenalkan diri bersilaturahmi juga untuk mengenal geografis dan kebudayaan masyarakat di kecamatan itu.

Bacaan Lainnya

Dan pada kesempatan kali ini, Andy dan Istri, secara seksama memantau pelaksanaan posyandu. Dalam hal itu pihaknya meminta supaya masyarakat secara berkala melaksanakan pemeriksaan rutin anak-anak. 

“Saya dan Ketua TP-PKK sengaja melakukan peninjauan, untuk melihat kondisi anak-anak terutama  kategori stunting tumbuh kembang anak-anak, agar tidak terkendala,” terangnya. 

Dan dalam kunjungan itu memang dijumpai ada beberapa anak yang memerlukan perhatian khusus. “Saya langsung berkoordinasi dengan Kepala Puskesmas, Bidang Desa dan Kader Posyandu, masing-masing pekon, untuk tidak lengah atau memberikan perhatian serius kepada anak-anak yang memang memerlukan perhatian khusus seperti dalam penyaluran vitamin makanan dan lainnya,” tegas pihaknya. 

Sementara Ketua TP-PKK Airhitam Nilawati, mengapresiasi kesiapan tim kesehatan dan para kader dalam menjalan kegiatan posyandu yang menjadi kegiatan tiap bulan tersebut.

“Kegiatan posyandu berjalan lancar dan cepat, serta semua yang ada baik petugas maupun ibu dan anak mengedepankan protokol kesehatan (Prokes), dan harapan saya hal ini terus diterapkan dimana saja berada untuk kesehatan bersama,” ujarnya Nilawati yang juga Kabid Pemenuhan Hak Anak dan Perlindungan Anak, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Lambar tersebut.  

Sementara Kepala Puskesmas Airhitam Desmalia, S.St., menyebutkan memang ada beberapa bayi yang kondisinya di bawah garis kuning, artinya sedang dalam pengawasan dan diberikan Makanan Tambahan Bagi Balita. 

“Adanya anak yang masuk garis kuning memang kada kita jumpai pada kegiatan posyandu, hal itu difaktorkan salah satunya bayi baru sembuh sakit, dan belum memiliki nafsu makan, dan pada kasus seperti ini Puskesmas memberikan perhatian sebagaimana perannya,” papar pihaknya. 

Namun secara garis besar kondisi kesehatan bayi di Kecamatan Airhitam normal, dan pihak puskesmas bersama aparat terkait kecamatan dan pekon terus memberikan penyuluhan dalam mencegah kasus stunting khususnya. (r1n/mlo)




Pos terkait