Kunjungi Rutan Krui , Edi Swasono : 1 Gram Narkoba Bisa Pengaruhi 40 Orang

Medialampung.co.id – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung Brigjen Pol. Drs. Edi Swasono, M.M., beserta rombongan melakukan kunjungan ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Krui, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), Rabu (1/12).

Kunjungan yang dipusatkan di aula Rutan Kelas IIB Krui itu juga dihadiri Bupati Pesbar Dr.Drs.Hi.Agus Istiqlal, S.H, M.H., kepala Rutan Kelas IIB Krui M.Hendra Ibmansyah, S.H, M.H., serta pihak terkait lainnya.

Bacaan Lainnya


Dalam kesempatan itu, kepala BNN Provinsi Lampung, Edi Swasono, memberikan motivasi dan semangat bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rutan Kelas IIB Krui tersebut, terutama WBP yang terlibat kasus narkoba, agar kedepan tidak lagi terjebak dalam jeratan penyalahgunaan dan peredaraan gelap narkoba tersebut, sehingga itu harus benar-benar mampu untuk dihindari dan dijauhi.

“Untuk itu, saya ingatkan kepada WBP bahwa setiap satu gram narkoba yang diedarkan, maka akan ada 40 orang generasi yang terpengaruh. Maka dari itu para WBP tidak terjebak dan dibodohi oleh narkoba yang berdampak pada kerugian bagi diri sendiri,” tegasnya.

Dikatakannya, tujuan utama atau indikator keberhasilan dari BNN salah satunya yakni merehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba. Sehingga, diharapkan dalam merehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba tersebut semuanya bisa berhasil. Peran serta semua pihak salah satunya termasuk di Rutan Kelas IIB ini tentu cukup penting untuk bersama-sama memberantas narkoba.

“Kita minta semua pihak bekerjasama dalam pemberantasan narkoba tersebut, termasuk di Rutan Kelas IIB Krui ini,” jelasnya.

Bupati Pesbar Agus Istiqlal, menyampaikan dalam pencegahan penyalahgunaan maupun peredaraan gelap narkoba, memang merupakan peran serta semua pihak. Tentu Pemkab Pesbar juga meminta semua pihak untuk bersama-sama melakukan pencegahan terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang sangat berdampak terhadap generasi penerus. Seperti contoh di Rutan Kelas IIB Krui ini memiliki beberapa WBP yang terjerat kasus narkoba.

“Untuk itu, kita berharap kepada WBP yang terlibat kasus narkoba ini agar kedepan benar-benar bisa menjauhi narkoba,” katanya.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Krui, M.Hendra Ibmansyah, menyampaikan ucapan terimakasih kepada kepala BNN Provinsi Lampung beserta rombongan yang telah menyempatkan diri untuk mengunjungi Rutan Kelas IIB Krui ini. Sehingga diharapkan kunjungan tersebut juga bisa menjadi motivasi bagi para WBP terutama yang terlibat kasus narkoba, dengan harapan bisa berubah dan tidak lagi terjerat dalam penyalahgunaan narkoba.

“Rutan Kelas IIB Krui saat ini memiliki WBP yang didominasi kasus narkoba, yakni sebanyak 57 orang WBP. Untuk diketahui, saat ini kami hanya memiliki fungsi perawatan dan pelayanan tahanan saja, serta tidak memiliki kapasitas rehabilitasi,” pungkasnya.(yan/mlo)


Pos terkait