Kurangi Penumpukan, BKPSDM Pringsewu Musnahkan Sejumlah Arsip

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Menguruangi penumpukan arsip yang sudah tidak mempunyai nilai guna dan telah melampaui jangka waktu pengelolaan kearsipan, BKPSDM Pringsewu melakukan pemusnahan arsip.

Apa yang dilakukan BKPSDM Pringsewu itu menjadi yang pertama dilakukan oleh jajaran pemkab setempat.

Bacaan Lainnya

Bahkan Pj. Sekab Pringsewu Hasan Basri yang hadir bersama kadis arsip dan perpusda Heriyanto, kadis LH Hendrid, Inspektur Andi Purwanto, sekretaris Dukcapil Sudarsih, Kabag hukum Ihsan mendorong satuan kerja terkait lainnya dapat mengikuti langkah BKPSDM. Tentunya dengan tetap mengikuti aturan yang berlaku. 

Dikatakan Hasan Basri pemusnahan arsip tak sembarangan namun tetap dapat dimusnahkan. Mengingat banyak sekali harus dikumpulkan sementara ada yang sebenarnya tak semuanya harus tersimpan.

“Pemusnahan yang dilakukan BKPSDM menjadi tonggak sejarah. Bayangkan kalau semua harus disimpan berapa banyak anggaran yang diperlukan termasuk penyiapan gudangnya,” ungkap Hasan Basri. 

Terkait arsip yang dimusnahkan menurut Kepala BKPSDM Pringsewu Ani Sundari didampingi sekretarisnya Wiwit dasar pelaksanaanya di antaranya Peraturan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia No.37/2016 tentang Pedomanan Penyusutan Arsip. Kemudian Peraturan Bupati Pringsewu No.20/2018 Tentang Jadwal Retensi Arsip Fasilitatif Urusan Kepegawaian ASN dan Pejabat Negara.

“Jumlahnya 445 box arsip, pemusnahan dengan cara menghancurkan menggunakan mesin,” jelasnya.

Dari 445 arsip tersebut adapun jenisnya usul kenaikan pangkat sebanyak 52 Box, mutasi/pindah instansi sebanyak 34 Box. Kemudian usul kenaikan gaji berkala sebanyak 27 Box, usul izin belajar sebanyak 58 Box.

Jenis arsip usul jabatan Struktural sebanyak 51 Box, usulan peserta UPKP sebanyak 66 Box, usulan Surat Masuk sebanyak 34 Box, Surat Keluar sebanyak 72 Box dan jenis arsip Nota Dinas sebanyak 51 Box.

Pemusnahan arsip dilakukan dengan mesin pencacah di halaman kantor BKPSDM disaksikan Pj. Sekkab Hasan Basri, kepala BKPSDM Ani Sundari, sekretaris Wiwit, 

kadis arsip dan perpusda Heriyanto, kadis LH Hendrid, Inspektur Andi Purwanto, sekretaris Dukcapil Sudarsih, Kabag hukum Ihsan Hendrawan, Rabu (4/11). (sag/mlo)




Pos terkait