Kursi Baru DPRD Pesbar Banyak Yang Patah

  • Whatsapp

Medialampung.co.id Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) mempertanyakan kualitas meubelair, salah satunya kursi baru ruang Komisi DPRD setempat dinilai tidak sesuai, bahkan baru digunakan kini sudah banyak yang patah dan rusak.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Pesbar, Fadli Ahmadi, mengatakan pihaknya mengharapkan agar pengadaan kursi DPRD terutama yang ada disetiap ruang Komisi dapat ditindak serius.

Bacaan Lainnya



Seperti kursi yang ada di ruang Komisi III, baru digunakan namun sudah banyak yang rusak.

Seluruh kursi atau meubelair di DPRD Pesbar itu diketahui merupakan pengadan tahun anggaran 2019 lalu.

“Akibat kualitas kursi itu, sudah ada anggota DPRD Pesbar yang jatuh saat menduduki kursi itu karena patah, termasuk saya sendiri hampir jatuh,” kata Fadli, Senin (3/2).

Karena itu, kata dia, semua anggota Komisi III DPRD setempat menolak kursi baru yang terbuat dari kayu itu.

Bahkan, dia mengaku persoalan kualitas meubeler ini juga akan disampaikan ke pimpinan, agar ditindaklajuti serius oleh rekanan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkab setempat.

“Kita khawatir dalam pengadaan semua meubeler di DPRD Pesbar ini juga kualitasnya kurang maksimal. Untuk itu pihak terkait harus segera melakukan pengecekan,” jelasnya.

Sementara itu, Kabag Umum, Ermen Patria, S.Ip., mendampingi Sekretaris DPRD Pesbar, Drs. Lekat Maulana, mengatakan mengenai banyaknya kursi baru diruang Komisi yang patah itu belum ada serah terima ke sekretariat DPRD setempat.

Selain itu pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan OPD terkait dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mengenai kondisi kursi kayu untuk ruang Komisi DPRD itu.

“Kita sudah koordinasi dengan DPUPR, karena itu adalah pekerjaan dari DPUPR,” singkatnya.(yan/d1n/mlo)



Pos terkait