Lagi, Positif Covid-19 di Lampura Bertambah 9 Kasus

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kasus terkonfirmasi positif covid-19 asal Kabupaten Lampung Utara (Lampura), bertambah 9 orang.

Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampura, Budi Utomo, melalui Kepala Sekretariat Posko, Sanny Lumi, mengatakan, Kabupaten Lampura mendapatkan penambahan sebanyak 9 orang warga terkonfirmasi positif covid-19.

Bacaan Lainnya



Hal ini, kata Sanny Lumi, menambah daftar panjang peningkatan kasus dari sebelumnya hanya 137 menjadi 146 sampai dengan malam ini.

“Terdapat 9 kasus penambahan covid-19 di wilayah Lampura, berdasarkan hasil swab test yang disampaikan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Lampung hari ini,” kata Sanny Lumi, malam ini sekitar pukul 21.30 WIB, di posko covid-19 Lampura, Selasa (13/10).

Menurutnya, dari 9 kasus terkonfirmasi positif berasal dari 4 kecamatan. Yakni, dari Kecamatan Kotabumi Selatan, sebanyak 4 orang, kemudian dari Abung Kunang 2 orang, Abung Selatan 1, Abung Tinggi 1, dan Kecamatan Kotabumi Kota sebanyak 1 orang.

Sementara dari daftar tersebut, terdapat seorang Ibu dan anaknya yang masih berusia 10 bulan.

“Untuk bayi dan ibunya adalah yang kontak erat dengan keluarga memiliki riwayat perjalanan ke Jakarta. Hasil tracing dari kasus sebelumnya,” terang Sanny Lumi.

Sementara, kata dia, untuk kasus terkonfirmasi di Kecamatan Abung Kunang, itu memiliki kontak erat dengan kasus sebelumnya asal Kecamatan setempat, yang memiliki riwayat perjalanan ke Jakarta

Untuk satu kasus di Kotabumi Selatan, lanjut Sanny, merupakan pria paruh baya kesehariannya bekerja sebagai pedagang. Sejak, Minggu, 25 September 2020, mengalami gejala ispa dan melakukan pemeriksaan disalah satu rumah sakit swasta, diketahui rapid test positif, pada Senin, 5 Oktober 2020 lalu.

“Untuk kasus terkonfirmasi ke-146 (K#146 LU) berasal dari Kotabumi Selatan memiliki kontak erat dengan nakes yang terkonfirmasi sebelumnya. Pasien K#138 LU yang merupakan warga Kecamatan Abung Tinggi tertular dari cluster hajatan karena pernah mendatangi tempat salah seorang warga yang menggelar keramaian,” tambahnya.

Kesemuanya, lanjutnya, telah melakukan isolasi mandiri. Selain beberapa diantaranya diisolasi rumah sakit, tempatnya dirawat karena komorbid.

“Dengan adanya peningkatan kasus ini, kami berharap masyarakat dapat terus meningkatkan disiplin terhadap protokol kesehatan. Yakni 3M, menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan. Serta melakukan pola hidup sehat dan bersih, guna menangkal penyebaran penyakit yang belum ditemukan penawarnya ini,” pungkasnya. (ozy/mlo)



Pos terkait