Lakalantas Tunggal, Satu Penumpang Tewas

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) tunggal terjadi di ruas jalan lintas barat (Jalinbar) tepatnya di Tanjakan Tebing Batu, Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong yang berbatasan dengan Provinsi Bengkulu, pada Sabtu (14/11) dini hari sekira pukul 03.00 WIB. 

Lakalantas tunggal tersebut melibatkan melibatkan kendaraan angkutan roda enam milik PO Sriwijaya jenis Mitsubishi dengan nomor polisi BD7610CZ, yang dikemudikan Rison (27) warga Kecamatan Singaran Pati, Kota Bengkulu mengakibatkan satu orang meninggal dunia atas nama Suherman (45) warga Ulak Bandung, Kecamatan Muara Sahung, Kabupaten Kaur. 

Bacaan Lainnya

Kapolsek Pesisir Utara AKP Heri Oktario., mendampingi Kapolres Lambar AKBP Rachmat Tri Haryadi, S.Ik., M.H., mengatakan, Lakalantas tunggal tersebut bermula saat kendaraan R6 melaju dari arah Krui menuju Provinsi Bengkulu. Saat tiba di tempat kejadian perkara (TKP) persneling mobil tidak bisa dipindahkan dari gigi dua ke gigi satu. 

“Saat tiba di turunan tebing batu yang memang cukup curam, transmisi mobil tidak bisa dipindahkan dari dua ke satu, sehingga saat di turunan laju kendaraan tidak bisa dikendalikan sehingga menabrak dinding pembatas dan terbalik,” kata dia. 

Lanjutnya, akibat kejadian tersebut, satu orang penumpang meninggal dunia dan penumpang lainnya termasuk pengendara selamat. Korban langsung dibawa ke Puskesmas Lemong untuk mendapatkan penanganan. 

“Jumlah penumpang kendaraan tersebut mencapai 25 orang, semuanya hendak menuju Bengkulu. Sementara itu akibat kejadian tersebut saat ini pengemudi telah diamankan di Polsek Pesisir Utara,” terangnya. 

Menurutnya, lokasi tersebut memang rawan terjadi Lakalantas, kebanyakan kendaraan yang mengalami lakalantas berasal dari Lampung menuju bengkulu. Karena kondisi jalan yang menurun dan menikung sehingga sering menyebabkan pengemudi kesulitan mengendalikan laju kendaraan. 

“Kita minta seluruh pengendara yang melintas di ruas Jalinbar arah Bengkulu agar berhati-hati dan memperhatikan kondisi kendaraan terutama kendaraan angkutan,” pungkasnya. (ygi/mlo)


Pos terkait