Lakalantas Tunggal, Sopir dan Kenek Nyaris Tewas

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kecelakaan lalulintas (Lakalantas) tunggal dan nyaris memakan korban jiwa kembali terjadi di kawasan tebing batu, Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) perbatasan dengan Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu. Lakalantas tunggal tersebut dialami oleh truk box Hino tujuan Bengkulu yang masuk jurang di kawasan tebing batu pada Sabtu (23/2) sekira pukul 23.30 WIB.

Akibat dari kejadian itu, pengemudi dan kenek nyaris tewas, beruntung kedua korban langsung dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Nasal kemudian dirujuk ke RSUD Kaur.

Bacaan Lainnya



Kapolsek Pesisir Utara AKP Suhairi., mendampingi Polres Lambar AKBP Rachmat Tri Hariyadi, S. Ik., mengatakan, lakalantas tunggal tersebut terjadi karena pengendara hilang kendali saat tiba di lokasi kejadian.

“Sebelumnya pengendara dan kenek berganti posisi, mungkin karena kenek yang mengendarai kendaraan itu belum lancar mengemudi dan hilang kendali menyebabkan mobil oleng dan masuk jurang,” kata dia.

Dijelaskannya, Lakalantas tunggal itu terjadi sekitar pukul 23.30 WIB, berawal dari truk box Hino dengan Napol B9874BL yang bermuatan sosis, dikemudikan M. Sopandi (18) dan Alex Ginanjar (35), warga kota Tangerang Provinsi Banten itu melaju dari arah Jakarta menuju Bengkulu.

“Namun  saat melintasi jalan yang menurun dan menikung tiba-tiba truk tergelincir dan akhirnya supir truk tidak bisa mengendalikan truk dan oleng ke kiri. Hingga menyebabkan truk langsung terjun ke jurang sedalam 40 meter tersebut,” jelasnya.

Lanjutnya, warga bersama aparat kepolisian langsung melakukan evakuasi kepada kedua korban untuk selanjutnya dibawa ke Puskesmas Nasal, Kabupaten Kaur untuk mendapatkan perawatan.

“Kondisi korban saat dievakuasi  terjepit oleh bebatuan, dan mobil truk masih di lokasi kejadian. Karena sulit untuk dievakuasi sebab kepala truk dan badan mobil sudah pisah. Lakalantas ini terjadi karena medan berliku dan ini sering terjadi,” terangnya.

Menurutnya, Satlantas Polres Lambar telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan keluarga korban agar bisa memberikan pendampingan kepada kedua korban saat masih menjalani perawatan.

“Kedua korban sudah bisa kita ajak berkomunikasi, kondisinya sudah membaik, kita imbau agar pengendara yang melintas bisa lebih waspada, apalagi kondisi jalan berliku dan rawan terjadi lakalantas,” pungkasnya. (ygi/mlo)



Pos terkait