Lakukan Penganiayaan, Seorang Residivis Curat Ditangkap 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Unit Reskrim Polsek Sekincau, Polres Lampung Barat mengamankan seorang residivis kasus pencurian dan pemberatan (Curat) usai kembali berulah yakni melakukan penganiayaan seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Pekon Tebaliokh, Kecamatan Batubrak Kabupaten Lampung Barat Kamis (10/6) sekira pukul 11.30 WIB.

Pelaku yang diamankan adalah HA (28) Warga Pekon Bakhu, Kecamatan Batuketulis, dan korbannya ialah IRT berusia 50 tahun yakni Taminahwarga Pekon Tebaliokh, Kecamatan Batubrak

Bacaan Lainnya

Kapolsek Sekincau Kompol Sukimanto, S.Sos, M.M, mendampingi Kapolres AKBP Rachmat Tri Haryadi, S.Ik, M.H, melalui Kanit Reskrim Ipda Edward Panjaitan mengatakan, penganiayaan itu terjadi pada Senin (1/2/2020) lalu, saat itu sekira pukul 12.00 WIB suami korban, Sarjono (55) sedang berada di Balai Pekon Tebaliokh, tidak berselang lama datang seorang warga dan meminta dirinya agar pulang ke rumah. 

“Saat itu suami korban bergegas pulang ke rumahnya dan sesampainya di rumah itu ia melihat istrinya yakni Taminah sudah dalam kondisi pingsan di ruang tengah dengan kondisi terdapat luka memar dibagian perut, luka memar di bagian punggung dan luka memar di bagian leher bagian belakang,” jelasnya.

Kemudian, lanjutnya, saat korban tersadar sekira pukul 13.00 WIB, suami korban langsung menanyakan peristiwa yang terjadi, kemudian korban mengatakan bahwa dirinya telah dianiaya oleh orang tak dikenal dengan cara posisi wajah ditutup dengan kain sarung.

“Saat dianiaya korban sempat mendengar suara pelaku yang mengatakan ‘mati kamu’ dan pelaku memukul ke arah tubuh korban sebanyak tiga kali dengan menggunakan kayu, hingga korban jatuh pingsan. Atas peristiwa itu, suami Korban langsung melapor ke Polsek Sekincau,” jelasnya.

Setelah melalui rangkaian proses penyelidikan, akhirnya pada Kamis (10/6) Unit Reskrim Polsek Sekincau mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa Pelaku HA sedang berada di Pekon Bakhu Kecamatan Batuketulis .

“Setelah kita ketahui identitasnya, pelaku berhasil kita amanakna di pekon bakhu dan dari hasil pengembangan pengembangan penyelidikan pelaku ini juga diduga melakukan pencurian di pekon tembelang, Kecamatan Bandarnegeri Suoh (BNS) serta seorang residivis Curat tahun 2010 dan tahun 2018,” pungkasnya seraya menambahkan pelaku dijerat dengan pasal 351 KUHPidana tentang tindak pidana Penganiayaan dan pasal 362 KUHPidana tentang Pencurian.(edi/mlo)


Pos terkait