Lamban Baca Padangtambak II Laksanakan Pustaka Bergerak di Curup Pade 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Untuk mendekatkan bahan bacaan kepada masyarakat, Pihak Lamban Baca, Pekon Padangtambak II, Kecamatan Waytenong, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) kembali melaksanakan Pustaka Bergerak kali ini di tempat wisata Curup Pade, Pekon Mutaralam.

Pengelola Lamban Baca Mahdalena.S.,  menyebutkan, pustaka bergerak tersebut dilaksanakan di lokasi keramaian diantaranya tempat wisata, dalam rangka mengajak masyarakat dari semua kalangan dalam membaca buku.

Bacaan Lainnya



“Kami menggelar pustaka bergerak di lokasi wisata karena pengunjungnya ramai. Jadi bagi pengunjung yang menunggu anak-anak atau keluarga bisa memanfaatkan waktu dengan membaca dan akhirnya terbiasa membaca buku yang merupakan gerbang mendapatkan ilmu,” ungkapnya.

Selain menyediakan beragam buku bacaan, dalam Pustaka Bergerak itu juga pengunjung diberikan tantangan menulis dengan tema lokasi wisata yang dikunjungi tersebut.

“Dalam literasi bukan hanya fokus pada pembaca melainkan juga menulis, karena itu kami berikan juga tantangan menulis tentang keadaan lokasi yang lagi dikunjungi,” jelasnya.

Disisi lain, kenapa dalam pustaka bergerak cenderung di tempat wisata, hal itu dilaksanakan semata-mata untuk membantu mempromosikan tempat wisata agar lebih dikenal dan lebih banyak pengunjungnya,” ujar pihaknya. 

Terpisah Ketua Gerakan Literasi Daerah (GLD) Partinia Parosil Mabsus mengatakan, sangat mendukung kegiatan dimaksud. GLD memerlukan dukungan partisipasi dari masyarakat terutama lamban-lamban baca yang ada di pekon.

“Gerakan literasi daerah disamping merupakan tugas pemerintah juga perlukan dukungan dan partisipasi dari masyarakat, keluarga, dunia usaha. Dengan demikian literasi daerah merupakan tanggung jawab kita bersama,” ungkapnya.

Menurut dia dalam peraturan Bupati No.19/2018 tentang gerakan literasi daerah disebutkan bahwa ada tiga ranah dalam gerakan literasi daerah. Yaitu Gerakan Literasi Sekolah (GDS), Gerakan Literasi Keluarga (GLK) dan Gerakan Literasi Masyarakat (GLM). Dan yang dilakukan dengan Pustaka Bergerak merupakan wujud GLM. (ius/mlo)



Pos terkait