Lambar Bakal Terima DAK Fisik Rp148,84 Miliar

  • Whatsapp
Kepala Bappeda Lambar Ir. Okmal, M.Si

Medialampung.co.id – Jumlah dana alokasi khusus (DAK) fisik yang akan diterima Kabupaten Lambar tahun 2020 mengalami peningkatan dibanding tahun 2019. Tahun mendatang, jumlah DAK fisik yang akan diterima mencapai Rp148,84 miliar lebih , jumlah itu meningkat dibanding dana yang diterima tahun ini yang hanya Rp145,18 miliar lebih.

“Untuk DAK fisik yang akan diterima Kabupaten Lambar tahun 2020 naik 2,52 persen dari jumlah yang diterima tahun ini. Hal itu sesuai dengan pagu yang kita terima dari pemerintah pusat,” ungkap Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Ir. Okmal, M.Si, Minggu (3/11).

Bacaan Lainnya



Okmal memaparkan, DAK fisik sebesar Rp148,84 miliar lebih itu terdiri dari DAK reguler sebesar Rp90,383 miliar lebih (bertambah sebesar Rp28,102 miliar lebih) dari jumlah yang diterima tahun ini yang hanya sebesar Rp62,286 miliar lebih, DAK penugasan Rp24,881 miliar lebih (berkurang Rp9,520 miliar) dari yang diterima tahun ini Rp34,402 miliar lebih, serta DAK Afirmasi Rp33,573 miliar lebih (berkurang Rp14,917 miliar lebih) dari yang diterima sebelumnya Rp48,491 miliar lebih.

Untuk DAK fisik reguler sebesar Rp90,389 miliar lebih, kata Okmal meliputi  pendidikan sebesar Rp27,028 miliar lebih yang terdiri dari PAUD Rp2 miliar lebih, SD Rp16 miliar lebih, SMP Rp5,8 miliar lebih, SKB Rp1,8 miliar lebih, dan perpustakaan daerah Rp500 juta. Lalu  kesehatan dan KB Rp32,462 miliar lebih meliputi pelayanan kesehatan dasar Rp13 miliar lebih, pelayanan kesehatan rujukan Rp14 miliar lebih, pelayanan kefarmasian dan pembekalan kesehatan Rp3 miliar lebih dan keluarga berencana Rp1,392 miliar lebih. Kemudian, sosial Rp311 juta lebih, air minum Rp7,8 miliar lebih lebih, sanitasi Rp3,352 miliar lebih, serta jalan Rp19,393 miliar lebih.

Lebih jauh Okmal mengungkapkan, DAK penugasan dianggarkan sebesar Rp24,881 miliar lebih  peruntukannya untuk kesehatan dan KB Rp1,835 miliar lebih, air minum Rp3,717 miliar, irigasi Rp6,735 miliar lebih, pertanian Rp3,586 miliar lebih, sanitasi Rp4,068 miliar lebih, IKM Rp1,710 miliar lebih, perikanan dan kelautan Rp1,761 miliar lebih, pariwisata Rp1,465 miliar lebih. “Tahun ini untuk bidang pasar, jalan dan lingkungan hidup masih dianggarkan melalui DAK fisik penugasan namun untuk tahun mendatang tidak ada anggarannya. Dimana untuk pasar tahun ini dianggarkan Rp4,432 miliar lebih dan jalan Rp12 miliar lebih, serta Rp745 juta untuk lingkungan hidup,” kata dia.

Seraya menambahkan, sementara DAK afirmasi Rp33,573 miliar lebih peruntukannya bidang kesehatan Rp9  miliar lebih, perumahan dan pemukiman Rp5 miliar, transportasi pedesaan Rp4 miliar lebih, bidang pendidikan Rp5 miliar lebih, air minum Rp4,5 miliar lebih dan sanitasi Rp4,8 miliar lebih.

“DAK fisik merupakan dana yang dialokasikan dalam APBN melalui pos anggaran transfer daerah yang ditujukan pada daerah tertentu dengan tujuan membantu mendanai kegiatan khusus fisik antara lain pembangunan infrastruktur sesuai dengan prioritas nasional,” tutupnya. (lus/mlo)



Pos terkait