Lambar Makin Optimis Masuk Top 10 IGA 2020

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Meskipun tahapan belum selesai dan masih menunggu  penetapan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait dengan Innovative Government Award (IGA) 2020, namun Pemkab Lampung Barat makin optimis.

Mengingat data di aplikasi IGA 2020, Lambar berada di urutan 11 dari sejumlah provinsi, kota dan kabupaten di Indonesia. Bahkan saat ini posisi Lambar berada di peringkat kelima dari lima kabupaten di Indonesia.

Bacaan Lainnya



Kepala Badan Penelitian dan Pengembanga (Balitbang) Lambar Ir. Noviardi Kuswan, dikonfirmasi Senin (21/9) mengungkapkan, input data berakhir pada Minggu malam (20/9), dimana sejumlah Perangkat Daerah yang memiliki inovasi memasukkan di aplikasi IGA.

”Iya, di dalam aplikasi tersebut Lambar berada di urutan 11, dan itu keseluruhan ada provinsi dan juga kota, sehingga jika nantinya dipisah maka Lambar berada di urutan ke lima untuk kabupaten, dimana untuk urutan satu Kabupaten Banyuwangi, kedua Situbondo, ketiga Musi Rawas, keempat  Bogor,” ungkapnya.

Hanya saja, lanjut Nopiardi, itu tidak bisa menjadi patokan atau memastikan Lambar berada di posisi tersebut, mengingat ada tahapan yang akan kembali dilalui seperti verifikasi dan juga nantinya akan diputuskan oleh Mendagri yang akan secara resmi memutuskan siapa yang akan menerima IGA 2020.

”Hanya saja dengan melihat data di aplikasi tersebut kami sangat optimis apa yang kita targetkan bisa tercapai, dan tentunya ini semua adalah hasil kerja keras dari seluruh  perangkat daerah untuk melahirkan inovasi-inovasi,” imbuhnya.

Harapannya, hasil penilaian itu mencapai poin kurang lebih 40.000, sehingga Lambar bisa masuk 10 besar. ”Semua dikumpulkan dan kita minta bukti dukungan inovasi. Termasuk bukti pendukung seperti foto-foto, sehingga bukan sebatas tagline saja,” tegasnya.

Sekadar diketahui, inovasi-inovasi yang dimiliki oleh  OPD antara lain Ambulans Hebat, Call Center 112, Jaman PM, Ada PM, Gerakan Indonesia Sasar Inovasi, Seragam Gratis dan lainnya. Program inovasi tersebut terus dibenahi, sehingga kedepan benar-benar berdampak terhadap kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat. (nop/mlo)



Pos terkait