Lambar Tampilan Alat Penik Pada GTTG Nasional XXI Di Bengkulu

  • Whatsapp
TEMU LOKAKARYA: Kepala DPMP Lambar Yudha Setiawan, Kabid Pembangunan Pekon Ruspel Gultom, menghadiri kegiatan temu lokakarya dan rapat koordinasi nasional (rakornis, gelar teknologi tepat guna nasional (GTTGN) XXI tahun 2019 di Provinsi Bengkulu, Sabtu-Rabu (21-25/9/2019)

Medialampung.co.id – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (DPMP) Kabupaten Lambar Yudha Setiawan, Kabid Pembangunan Pekon Ruspel Gultom, S.H, M.M, Peratin Tribudi Syukur Kecamatan Kebun Tebu E. Suharma dan pemilik alat penik yang juga warga Pekon Tribudi Syukur Lambar Iyan Nurdiansyah, serta sejumlah pejabat di DPMP menghadiri kegiatan temu lokakarya dan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas, Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional (GTTGN) XXI tahun 2019 di Provinsi Bengkulu, Sabtu-Rabu (21-25/9/2019)

Kegiatan yang bermotto “Melalui Gelar Teknologi tepat guna nasional, kita tingkatkan inovasi teknologi perdesaan guna menyongsong era industri 4.0” tersebut diikuti seluruh kabupaten/kota se-Indonesia.

Bacaan Lainnya



“Selain pameran GTTGN, hari ini juga dilaksanakan lokakarya, Rakornas serta dilanjutkan besok, Kamis (24/9) akan ada kegiatan widyawisata teknologi. Jumlah peserta lokakarya dan rakornis ini sebanyak 430 orang dan kegiatan lokakarya ini bertujuan untuk memberikan pencerahan kepada peserta terkait dengan pengembangan dan pemanfaatan teknologi tepat guna untuk kemajuan ekonomi,” ujar Kabid Pembangunan Pekon Ruspel Gultom, S.H, M.M mendampingi Kepala DPMP Yudha Setiawan, S.I.P.

Menurut dia, Gelar TTG salah satu tahapan dalam proses pelembagaan program pendayagunaan TTG. Kegiatan Gelar TTG guna menjadi ajang penyebarluasan informasi berbagai teknologi yang dapat memberikan nilai tambah kepada masyarakat, sekaligus sebagai ajang forum untuk menggali gagasan pemikiran dalam penyusunan kebijakan penerapan dan pengembangan TTG dalam upaya pemberdayaan masyarakat di masa kini dan masa mendatang.

Masih kata dia, tujuan kegiatan temukarya nasional untuk membangun semangat berkompetisi antar desa dan kelurahan di setiap daerah, meningkatkan pengetahuan dan wawasan masyarakat tentang perkembangan dan kemajuan administrasi pemerintahan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Untuk Kabupaten Lambar sendiri, kita menampilkan mesin pencuci kopi (alat Penik) ciptaan Iyan Nurdiansyah. Dimana pada lomba anugerah inovasi daerah tingkat Provinsi Lampung 2018, Iyan berhasil meraih juara I kategori umum, dan alat penik itu juga merupakan salah satu unggulan hasil teknologi yang diciptakan warga Lambar,” katanya.

Sementara itu, Iyan Nurdiansyah pencipta alat Penik mengatakan,  alat penik tersebut bermanfaat untuk menghilangkan material bahan yang terbawa biji kopi termasuk kulit ari kopi, sehingga kopi yang dihasilkan lebih higienis, bersih dan mutu kopinya tidak tercampur aroma material bahan ikutan lainnya yang tidak diharapkan. (lus/mlo)



Pos terkait