Lampung Tuan Rumah Peringatan HUT PSMTI Ke-22 dan Rakernas Ke-18

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Lampung menjadi tuan rumah peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Ke-22 dan Rakernas PSMTI Ke-18 di Wisma Chandra, Jl. Hayamwuruk Pemuda, Sawahlama, Tanjungkarang Pusat (TkP) Bandarlampung, Jumat (9/10).

Acara tersebut diikuti 1.000 lebih peserta dari 26 provinsi secara virtual dengan mengusung tema “Pemulihan Ekonomi dan Protokol Kesehatan Covid-19”. Acara daring tersebut memecahkan rekor MURI sebagai rakernas PSMTI se-Indonesia dengan jumlah peserta terbanyak.

Bacaan Lainnya



Ketua Umum Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI), David Herman Jaya mengajak seluruh masyarakat Tionghoa ikut serta berpartisipasi dalam pemulihan ekonomi di masa pandemi global Covid-19.

“Meski kita harus berkumpul secara online di masa new normal ini, tapi saya yakin pertemuan kita dalam jaringan ini tetap dapat menyatukan hati kita, mengarahkan pikiran kita dan mengerahkan tenaga kita bagi PSMTI,” ungkapnya.

Lanjutnya, tema Rakernas kali ini berkaitan dengan apa yang dialami bangsa Indonesia. Tema ini diangkat untuk mengingatkan masyarakat Tionghoa bahwa sebagai masyarakat Indonesia, pihaknya harus tetap berjuang untuk turut serta dalam memulihkan kondisi bangsa Indonesia.

“Sebagai organisasi tionghoa di Indonesia, PSMTI diharapkan dapat menggerakan masyarakat Tionghoa untuk terus ambil bagian dalam proses pemulihan bidang-bidang yang terdampak pandemi, khususnya ekonomi dan kesehatan. Meskipun rakernas secara online ingat selalu di temani kopi Lampung,” pungkasnya. 

Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan Rakernas juga Ketua PSMTI Lampung, Christian Chandra berharap kedepannya PSMTI lebih kompak dan bertambah dewasa berorganisasi sehingga lebih berkiprah membantu pemerintah dalam kebhinekaan, kerukunan dan toleransi di masyarakat.

Lanjutnya, tahun ini Lampung juga dipercaya sebagai tuan rumah Rakernas Ke-18, seperti tahun sebelumnya yang dilaksanakan di Semarang.

“Direncanakan sebelumnya akan di adakan gebyar supaya banyak dari provinsi lain datang ke Lampung dan kita akan kenalkan potensi wisata dan kuliner di Lampung, namun dalam kondisi Pandemi Covid-19 terpaksa kita laksanakan secara virtual,” ungkapnya.

Lanjutnya, tidak hanya sampai disitu, pihaknya mengenalkan promosi wisata dan kuliner di Lampung dengan menyebar video-video wisata Lampung kepada rekan-rekan di provinsi lain.

“Di masa pandemi ini khusus nya masyarakat Lampung kita harus patuhi protokol kesehatan 3M, sering mencuci tangan, memakai masker, dan juga tetap berjaga jarak untuk menghindari Penyebaran Covid-19,” harapnya.

Acara dilanjutkan dengan Kipas lilin dan potong kue secara bersamaan melalui virtual Kemudian melanjutkan Rakernas dengan laporan pemaparan semua provinsi, rapat komisi dan kesimpulan. (adv/ded/mlo)



Pos terkait