Lamteng Sikapi PPKM, KBM Tatap Muka Mulai 26 April 2021

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Lampung ditetapkan untuk memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro di tengah pandemi Covid-19. 

Karena itu, Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad meminta seluruh kepala OPD untuk mendampingi setiap Satgas Covid-19 yang ada di setiap kecamatan.

Bacaan Lainnya

Musa Ahmad juga meminta kepala OPD bersama Satgas Covid-29 kecamatan dan kampung untuk melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya protokol kesehatan. 

“Kepala OPD bersama Satgas Covid-19 kecamatan dan kampung untuk terus mengedukasi masyarakat,” katanya.

Selain itu, kata Musa Ahmad, juga dipersiapkan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di setiap sekolah. “KBM tatap muka yang dimulai 26 April 2021 ini juga harus dipersiapkan. Semua satgas harus ikut melakukan pengawasan. Seluruh Satgas di tingkat kecamatan dan kampung harus ikut kooperatif mempersiapkan pembelajaran tatap muka bersama satuan pendidikan. Apa yang harus diperhatikan agar terus dikoordinasikan,” ujarnya.

Meski demikian, kata Musa Ahmad, belum setiap kampung atau kecamatan dimulai KBM tatap muka. “Nanti dipilah-pilah. Tapi melihat kondisi yang ada hampir 90 persen bisa dilaksanakan KBM tatap muka. Kita berharap dengan adanya pembelajaran tatap muka dapat kembali menghidupkan dunia pendidikan yang selama tidak aktif akibat pandemi Covid-19. Semua harus dipersiapkan. Baik tenaga pengajar sudah divaksin semua. Pastinya tetap menerapkan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Menghadapi mudik, Musa Ahmad menyatakan pemerintah daerah sudah berkoordinasi dengan Forkopimda. “Kita sudah koordinasi dengan Forkopimda. Kita juga akan gelar Operasi Yustisi di setiap kecamatan dan kampung. Kita akan terapkan sanksi sesuai peraturan daerah yang sudah dibuat. Kita akan tetap lakukan pengawasan meski di Lamteng tidak ada penyekatan pemudik,” tegasnya.

Sementara Kadisdikbud Lamteng Syarif Kusen menyatakan pelaksanaan KBM tatap muka sudah mendapatkan rekomendasi Satgas Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lamteng. “Rekomendasi ini berdasarkan telaah dan kajian dari Disdikbud serta Diskes. KBM tatap muka akan dimulai 26 April 2021 untuk semua jenjang. Baik PAUD, TK, SD, dan SMP sederajat. Persiapan sudah lama dilakukan dengan memberikan surat edaran untuk mengisi daftar periksa. Daftar periksa sudah disiapkan Kemendikbud yang tergabung dalam Dapodik. Apa saja yang harus disiapkan satuan pendidik untuk persiapan KBM tatap muka. Sarana-prasarana protokol kesehatan harus disiapkan. Contohnya sanitasi, hand sanitizer, masker, tempat cuci tangan, dan thermogun untuk tenaga pendidik dan pelajar. Kami sudah turun ke lapangan, hampir semuanya sudah siap,” paparnya.

Untuk SMP, kata Kusen, maksimal jumlah siswa maksimal 16. “Kemudian SD maksimal 14 dan TK maksimal 5. Ini harus diberlakukan dan harus tetap dipantau terus-menerus. Satuan pendidikan juga tetap berkoordinasi dengan satgas yang berada di kecamatan dan kampung. Juga koordinasi dengan puskesmas sebagai antisipasi jika terjadi apa-apa. Jika ada yang terkonfirmasi ada yang positif Covid-19 baik tenaga pendidik maupun siswa, secara otomatis diberhentikan sementara KBM tatap muka. Ini akan berkelanjutan, bukan lagi percobaan. Hasil analisis, siswa di bawah 18 tahun kemungkinannya kecil terpapar Covid-19. Yang rentan itu usia di atas umur 31 keatas. Vaksinasi untuk tenaga pendidik PNS maupun honorer terus dilakukan vaksinasi,” ungkapnya. (sya/mlo)


Pos terkait