Lantai Jembatan di Tugu Ratu Bahayakan Pengendara

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Lantai jembatan Waysemangka di Pekon Tugu Ratu Kecamatan Suoh Kabupaten Lampung Barat membahayakan pengguna jalan. Jembatan yang sempat diperbaiki pada tahun 2019 lalu dan sempat memakan korban jiwa dimana salah seorang pelajar terjatuh dari jembatan, kini kembali mengalami kerusakan pada bagian lantai.

Yusrizal, salah seorang pengguna jalan mengungkapkan,  lantai jembatan bermaterial kayu saat ini sudah mulai mengalami kerusakan dan terlepas. Sehingga menimbulkan lubang pada jembatan yang tentunya kondisi tersebut sangat membahayakan.

Bacaan Lainnya



”Lantai jembatan tersebut sudah mengalami kerusakan, tentu itu sangat membahayakan pengguna jalan, sehingga perlu segera dilakukan perbaikan oleh pihak terkait,  terlebih lantai jembatan berbahan kayu yang tentunya lama kelamaan lapuk,” ungkap Yusrizal.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Suoh Galih Joko Purnomo, SE., membenarkan terkait dengan kondisi lantai jembatan yang mengalami kerusakan tersebut. Menurutnya, pada saat dibangun jembatan tersebut memiliki yang fungsinya untuk menjaga lantai jembatan dari hujan dan panas, sehingga memperlambat proses pelapukan lantai yang terbuat dari kayu tersebut.

”Sebelumnya ada atap, namun beberapa waktu lalu atap  tersebut  hilang diterjang angin kencang, sehingga itu menjadi salah satu penyebab pemicu kerusakan lebih cepat. Karena seperti kita ketahui, jika terus-terusan terkena hujan dan panas maka akan lebih cepat lapuk,” ujar Galih.

Menurut dia, pihaknya telah mengusulkan untuk penanganan  berupa  lantai jembatan permanen,  terlebih kerangka jembatan tersebut saat ini sudah berupa baja, sehingga tinggal melanjutkan untuk membangun lantai permanen atau mengganti lantai dengan plat baja, sehingga lantai jembatan bisa bertahan lebih lama.

”Kami bersama pekon sudah mengusulkan, dan harapan kami walaupun bukan dilantai beton, bisa diganti dengan lantai plat baja, dengan begitu bisa bertahan lebih lama. Atau jika tetap akan diperbaiki dalam bentuk lantai kayu, maka harus kembali diberikan atap,  sehingga  lantai kayunya tidak cepat lapuk,” imbuhnya. (nop/mlo)



Pos terkait