Lapas Waykanan Panen Raya Jagung

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Setelah sebelumnya melakukan panen kacang tanah, kini Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Waykanan berhasil memanen jagung di area Sarana Asimilasi dan Edukasi Lapas Waykanan yang dipimpin langsung oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Lampung, Farid Junaedi. 

“Kegiatan ini merupakan kerjasama dengan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Waykanan dalam pembekalan keterampilan Narapidana,” ujar Farid, Kamis (11/2), 

Bacaan Lainnya

Farid Junaedi sangat mengapresiasi adanya kegiatan positif bagi warga binaan seperti panen raya jagung yang disupport oleh Pemkab Waykanan tersebut. 

“Panen jagung ini sungguh sangat luar biasa yang menunjukkan bahwa pembinaan kemandirian yang kita lakukan berhasil dengan baik dan ini bukti bahwa pihak Lapas mendapat dukungan penuh Pemda Waykanan khususnya dinas terkait. Terus tingkatkan sinergitas antar instansi. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Waykanan, yang selalu mendukung pembinaan baik kepribadian dan kemandirian yang ada di Lapas Waykanan,” imbuhnya. 

Sementara itu, Kepala Lapas Waykanan, Syarpani, menyatakan, akan terus berkomitmen melakukan pembinaan kemandirian bagi warga binaan, agar kelak saat bebas memiliki bekal keterampilan melalui pelatihan yang dilakukan di dalam lapas. 

“Hari ini kita melakukan panen raya jagung. Ini merupakan bukti komitmen kami dalam menciptakan warga binaan yang berdaya guna dan bermanfaat di masyarakat, dimana warga binaan yang sedang menjalani proses asimilasi disalurkan ke salah satu kegiatan yang ada di Lapas Waykanan yaitu bercocok tanam. Ada 20 Napi yang bekerja dan telah diberi pelatihan oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Waykanan. Hal ini sejalan dengan tujuan pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan,” ujar Syarpani. 

Dia juga menyampaikan bahwa program kemandirian itu ditujukan agar para narapidana bisa selalu produktif. 

“Program kemandirian ini harus terus kita tingkatkan agar warga binaan tidak hanya terkurung saja di dalam Lapas, karena dengan adanya kegiatan bercocok tanam seperti ini maka akan membuktikan bahwa mereka masih bisa berkreasi meski di tempat yang terbatas jeruji besi,” tutupnya.(wk1/mlo)


Pos terkait