Lapas Waykanan Tampilkan Produk WBP di Pameran Lampung Walk

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Menjalani hukuman dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) adalah konsekuensi dari perbuatan yang dilakukan oleh narapidana, akan tetapi di Lapas kelas IIB Waykanan, meskipun mereka dibatasi tembok namun peningkatan kreativitas mereka tidak terhalang, dan bahkan warga binaan di Waykanan tersebut berhasil menampilkan produk dan karya terbaiknya yaitu produk hasil pertanian dan hasil peternakan serta karya keterampilan Warga Binaan pada Pameran Lampung Walk.

“Pada pelaksanaan pameran di Lampung Walk ini, kami tampilkan hasil produk unggulan kami di bidang pertanian seperti jagung, kacang tanah, dan terong dan hasil dibidang peternakan (telur bebek) serta karya terbaik lainnya yang merupakan murni di produksi di lapas Waykanan, Ajang ini sangat bagus agar masyarakat mengetahui jeruji besi bukan penghalang untuk berkreativitas dan berkarya,” Syarpani Kalapas Waykanan sekaligus Penggagas sarana asimilasi dan edukasi bebek petelur dalam lapas tersebut.

Bacaan Lainnya

Lebih jauh Syarpani menegaskan, berada di dalam Lapas tidak harus mematahkan kreativitas para warga binaan. Mereka tetap diberi kebebasan untuk mengembangkan kreativitasnya sebagai modalnya kelak setelah keluar lapas, 

“Menghabiskan waktu selama berada di dalam Lapas Kelas IIB Waykanan dengan kegiatan yang bermanfaat. Kegiatan pembinaan yang ada di Lapas Kelas IIB Waykanan terus dikembangkan, dengan harapan setelah warga binaan pemasyarakatan keluar dan kembali ke masyarakat mereka memiliki kemampuan dan keahlian sebagai bekal untuk melanjutkan kehidupan yang lebih baik, untuk itulah saya berharap selama berada di dalam Lapas Waykanan warga binaan pemasyarakatan mampu berkarya dan mengembangkan bakatnya. Walaupun dengan segala keterbatasan, akan tetapi saya akan terus membina warga binaan untuk selalu mengisi kegiatannya dengan hal-hal yang bermanfaat yang akan menjadi bekal mereka ketika kembali ke masyarakat dan harapan kami, masyarakat juga menerima ketika mereka kembali,” tegas Syarpani ketik dikonfirmasi melalui sambungan telepon saat mendampingi warga binaannya mengikuti Pembukaan Pameran Produk Unggulan Warga Binaan Pemasyarakatan Wilayah Lampung 2021 yang akan diselenggarakan pada 04-05 November 2021 di Lampung Walk, Jl. Urip Sumoharjo Bandar Lampung (Depan RS Urip Sumoharjo) yang diikuti oleh seluruh Lapas/Rutan, bapas dan rupbasan di Provinsi Lampung yang akan memamerkan hasil karya WBP dan Klien Pemasyarakatan pada masing-masing lapas/rutan sekaligus memasarkannya pada pameran tersebut. 

Kebiasaan Syarpani memberikan ilmu kehidupan baru bagi warga binaannya itu dibenarkan oleh adiguna salah seorang mantan warga binaan /narapidana di Lapas kelas IIB Waykanan, dimana menurut Adiguna S apa yang dilakukan oleh Kalapas Syarpani belum pernah dilakukan oleh Kalapas sebelumnya, 

“Beliau (Kapalas *red) sangat perhatian dengan warga binaan, mungkin karena beliau masih muda dan sangat memahami kegalauan para narapidana, dimana biasanya warga binaan itu akan masuk kembali menjadi narapidana karena sekeluarnya mereka dari tahanan tidak memiliki keahlian, selain itu mereka kerap dilecehkan dan bahkan tidak dianggap, akan tetapi dengan memiliki ilmu seperti yang diajarkan di Lapas Waykanan, kami bisa beternak bebek, sehingga pasti tidak lagi menjadi maling bebek karena bebek kami banyak, selain itu mungkin karena beliau merasa orang Waykanan Asli, jadi beliau ingin kami berubah melalui upaya yang benar benar masuk akal,” ujar Adiguna S.(sah/mlo)

Pos terkait