Laporan Dana Covid-19 Terhenti di Meja Ketua Dewan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Ketua DPRD Kabupaten Lampung Barat Edi Novial, S.Kom.,  angkat bicara soal  pernyataan dari dua pimpinan DPRD Lambar lainnya yakni Wakil Ketua I Sutikno, dan Wakil Ketua II Erwansyah, S.H., yang mengaku hingga saat ini belum menerima laporan secara rinci terkait dengan proses refocusing dan realokasi anggaran untuk penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) dari pihak eksekutif.

Edi Novial mengatakan, surat laporan dari pihak eksekutif telah diterima sekitar tanggal 15 Mei lalu, dan surat tersebut berada di meja kerjanya. Namun karena berbagai hal, termasuk menjelang lebaran hari raya idul fitri maka ia mengaku belum sempat membaca surat tersebut, termasuk menyampaikan kepada pimpinan lainnya.

Bacaan Lainnya



”Jadi surat tersebut memang tertanggal 13 Mei, dan saya menerimanya sekitar tanggal 15 Mei, namun karena sudah mendekati lebaran, dan saya juga belum sempat membaca isi dari surat tersebut, maka saya sampaikan secara lisan kepada unsur pimpinan DPRD,” ungkap Edi Novial, Rabu (3/6).

Namun menyikapi persoalan tersebut, ia telah memerintahkan sekretariat DPRD untuk menyerahkan surat dari pihak eksekutif, dengan No.900/835/IV.01/2020, perihal pemberitahuan penyesuaian APBD dan rencana kegiatan dalam rangka  percepatan penanganan Covid-19 telah memuat secara rinci, terkait dengan  anggaran maupun rencana kegiatan yang akan dilakukan gugus tugas kepada dua pimpinan DPRD lainnya.

”Sudah saya minta sekretariat, agar surat laporan dari eksekutif tersebut segera disampaikan kepada pimpinan dewan, sehingga bisa segera melaksanakan fungsinya dalam rangka melaksanakan Tupoksi lembaga DPRD salah satunya yakni Pengawasan, Kewenangan mengontrol pelaksanaan perda dan peraturan lainnya serta kebijakan pemerintah daerah,” ujarnya.

Seperti diketahui, Wakil Ketua I DPRD Lampung Barat Sutikno, dan Wakil Ketua II  Erwansyah, didampingi Ketua Komisi I  Untung, dan sejumlah anggota Komisi I DPRD Lambar antara lain, Bahrin Ayub, Herwan, Erwin Suhendra, Mawardi, Anggi Romando, dan Lina Marlina meminta kepada pihak eksekutif untuk transparan dalam penggunaan anggaran penanganan coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Sutikno menyebut, hingga saat ini pihaknya  belum menerima laporan resmi dari pihak eksekutif terkait dengan berapa besaran anggaran yang disiapkan untuk penanganan Covid-19 dan juga penggunaannya, yang juga diamini Erwansyah yang juga mengaku bahwa pihaknya belum menerima laporan terkait dengan hasil realokasi anggaran untuk penanganan Covid-19. (nop/mlo)



Pos terkait