Lewat Jalan Sempit, Truk Bermuatan 1 Ton Masuk Siring

  • Whatsapp

Medialampung.co.id Kendaraan Roda Enam (R6) jenis Hino dengan Nomor Polisi (Nopol) BE 8226 AD mengalami kecelakaan tunggal saat berpapasan dengan sesama kendaran R6 di Pekon Waysindi Utara Kecamatan, Karyapenggawa, Selasa (3/12).

Beruntung akibat kejadian itu, bagian kiri kendaraan yang dikemudikan Bahtiar (23) itu hanya tersangkut di drainase karena jalan menikung, dan tidak mengalami kerusakan atau sampai menimbulkan korban jiwa.

Bacaan Lainnya



Pengemudi kendaraan Bahtiar mengatakan, kejadian itu bermula saat kendaraan yang dikemudikan melaju dari arah Krui menuju Pugung Tampak, saat tiba di tempat kejadian perkara (TKP) yang merupakan jalan menikung, kendaraannya berpapasan dengan kendaraan serupa dari arah Bengkulu menuju Krui, karena jalan yang sempit memaksa dirinya menikung terlalu dalam hingga mengakibatkan ban belakang kendaraannya terperosok ke drainase.

“Karena badan jalan terlalu sempit dan kondisi jalan yang menikung, saya kesulitan mengendalikan kendaraan saat berpapasan  dengan kendaraan lainnya, terutama kendaraan yang berukuran besar,” kata dia.

Menurutnya, kondisi jalan lintas pantai barat, yang berada di Kabupaten Pesbar kondisinya cukup sempit, selain itu banyak jalan menikung sehingga menyulitkan pengemudi kendaraan berukuran besar untuk melintas.

“Jalan ini satu-satunya akses jalan terdekat menuju Provinsi Bengkulu, kendaraan ekspedisi seperti kami ini harus sampai tujuan tepat waktu, karena harus megantarkan paket barang sesuai jadwal,” jelasnya.

Ia melanjutkan, kendaraan yang dikemudikannya dari Bandar Lampung Menuju Bengkulu tersebut mengangkut makanan ringan seberat satu ton, dan untuk mengevakuasi kendaraannya yang tersangkut itu, dirinya harus minta bantuan dari pengendara ekspedisi lain untuk menarik keluar dari drainase.

“Ini hanya bagian roda belakangnya yang tersangkut, jika ditarik dengan kendaraan yang berukuran besar juga bisa keluar, kita masih menunggu bantuan,” pungkasnya. (yog/d1n/mlo)



Pos terkait