Lima Pansel Bakal Wawancarai 15 Calon Pimpinan Baznas Lamteng

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Sebanyak 15 peserta yang lulus tes seleksi kompetensi calon pimpinan Baznas Lampung Tengah periode 2021-2025 akan mengikuti tes wawancara, Rabu (24/2) mulai pukul 08.00-16.30 WIB. Ada lima pansel yang akan mewawancarai.

Ketua Panitia Seleksi Kusuma Riyadi peserta akan diwawancarai pansel sebanyak lima orang. “Lima orang yang akan mewawancarai. Yakni Farid Wajedi, A. Helmi, Darmadi, Ustad Ibrahim Agustian, dan saya sendiri,” katanya.

Bacaan Lainnya


Dalam wawancara, kata Kusuma, dibagi empat waktu. “Empat orang-empat orang dan terakhir tiga orang. Wawancara dilakukan di Ruang BJW Nuwo Balak,” ungkapnya.

Diketahui dari hasil tes seleksi kompetensi calon pimpinan Baznas Lampung Tengah periode 2021-2025, sebanyak 15 peserta dinyatakan lulus. Sutrisno yang sebelumnya ketua Baznas Lamteng tak lulus karena pendaftar yang memenuhi nilai rata-rata ambang batas 70,00 dinyatakan lulus seleksi kompetensi. 

Sebanyak 15 peserta yang lulus dan berhak mengikuti tahap selanjutnya wawancara, yakni Imam Buchori (86,25), Iklas Transada (86,00), Nurhadi Irawan (82,75), Khosingin (78,25), Mukhtar Samad (77,50), Rahmad Hidayat (75,75), Tuti Alwiyah (75,00), Ahmad Dimyathi (75,00), Muslihudin (73,75), Pitrisman (71,75), Bustami (71,50), Kholidi (71,00), Asmara Jaya (70,75), M. Syaichuddin H.M. (70,50), dan Agus Fadli (70,25).

Sebelumnya sebanyak 24 peserta mengikuti seleksi kompetensi calon pimpinan Baznas Lampung Tengah periode 2021-2025 di aula BJW Nuwo Balak, Kamis (18/2). seleksi adalah Imam Buchori, Ahmad Sobirin, Misbakhunuri, Iswoyo, Khosingin, Pitrisman, Iklas Transada, Bustami, Kholidi, John Ferly, Tuti Alwiyah, dan Mukhtar Samad.

Kemudian Ahmad Dimyathi, Slamet Al Yasir, Sigit Purnomo, Asmara Jaya, Sutrisno, Lilis Ujianti, M. Syaichuddin H.M., Nurhadi Irawan, Agus Fadli, Ersah, Rahmad Hidayat, dan Muslihudin. Dalam seleksi kompetensi, dua pendaftar tak mengikuti tes seleksi. Yakni Misbakhunuri dan John Ferly.

Dalam seleksi ini ada syarat-syarat yang harus dipenuhi. Di antaranya usia minimal 40 tahun dan maksimal 65 tahun; berdomisili dan memiliki KTP Lamteng; memiliki kompetensi di bidang pengelolaan zakat; tidak menjadi anggota partai politik dan terlibat dalam kegiatan politik praktis; serta jika PNS, pegawai, karyawan, guru, dan dosen bersedia diberhentikan sementara sesuai ketentuan yang berlaku.

Kemudian tidak rangkap jabatan sebagai pengurus atau pegawai pengelola zakat lain; tidak pernah dijatuhi pidana penjara paling singkat lima tahun; serta tidak pernah terlibat dengan organisasi terlarang. Pendaftaran telah dibuka 16 Desember 2020-25 Januari 2021. (sya/mlo)


Pos terkait