Lima Sungai di Pagardewa Meluap, Berikut Dampak Sementara yang Ditimbulkan 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Hujan deras yang terjadi di sebagian besar wilayah Kabupaten Lampung Barat, menyebabkan meluapnya sejumlah sungai hingga menyebabkan banjir. 

Seperti yang terjadi di Kecamatan Pagardewa, Minggu (28/3). Lima sungai yang melintasi kecamatan tersebut secara bersamaan meluap akibat tingginya intensitas hujan dengan durasi yang cukup panjang, hingga menggenangi areal persawahan, pertanian, tempat wisata hingga merusak infrastruktur jalan dan jembatan.

Bacaan Lainnya



Kelima sungai yang meluap tersebut yakni Sungai (Way) Umpu, Way Tungkus, Way Lilingan, Way Kepayang dan Way Basung. 

Berdasarkan data sementara yang berhasil dihimpun dari Camat Pagardewa, M. Yones, S.Stp, M.H., luapan Way Umpu menggenangi areal persawahan dan kolam ternak ikan, kolam milik pekon, berikut tempat Wisata di Pekon Sidodadi, yang terletak di Pemangku III. Dampak lain akibat luapan Way Umpu menggenangi sawah masyarakat di Pemangku II, Pekon Pagar Dewa. 

Sementara akibat luapan Way Tungkus juga menggenangi Kolam hingga pemukiman warga di Pemangku II, Talangbaru, Pekon Pahayujaya.

Lebih parah amukan Way Lilingan yang menyebabkan jembatan longsor di Pemangku I, Pekon Margajaya, berikut menggenangi sawah warga hingga lapangan Volly, Pemangku Enam. Dan luapan Sungai Kepayang di Pemangku Tujuh yang juga berada di Pekon Margajaya. 

Luapan Way Basung di Pekon Basungan menyebabkan banjir di pemukiman masyarakat hingga setinggi lutut atau sekitar 50 centimeter, serta menggenangi areal persawahan dan perkebunan. 

“Luapan ini puncaknya terjadi hingga sore hari, jadi apa saja kerusakan belum bisa dipantau secara penuh, begitu juga dengan dampak kerugian. Hanya saja kondisi ini sudah saya laporkan kepada Bapak Bupati, melalui handphone dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lambar,” tegas Yones. 

Pada kesempatan itu Yones meminta warga sementara ini untuk tidak melakukan kegiatan di lokasi-lokasi yang berpotensi bencana termasuk di bantaran kelima sungai tersebut.

“Cuaca ekstrim seperti ini, kita harus meningkatkan kewaspadaan agar tidak terjadi korban jiwa,” tandasnya. (r1n/mlo)




Pos terkait