Limbah Medis RSUS Dibuang di TPAS Bakung

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Terkait limbah medis yang ditemukan di tempat pembuangan akhir sampah (TPAS) Bakung, Telukbetung Barat (TbB), seperti botol bekas infus, plastik obat yang berlabel Rumah Sakit Urip Sumoharjo (RSUS) hingga masker bercampur dengan sampah rumah tangga.

Pihak RS Urip Sumoharjo, Mira Finda Sari sebagai kasubag konseling didampingi Alhidayat sebagai staff Legal dan Bagian Umum dan Keuangan, Lia Amelia menjelaskan bahwasanya untuk pengelolaan limbah padat menghasilkan limbah medis dan non medis. Kemudian untuk pengolahan limbah tersebut bekerja sama dengan pihak ketiga.

Bacaan Lainnya

“Kemudian untuk limbah non medis saat ini kita bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandarlampung,” kata Mira Finda Sari saat memberikan keterangan, Selasa (16/2).

Lanjutnya, untuk pembuangan limbah diangkut dan dibuang setiap hari ke TPA Bakung. 

Ia juga menjelaskan terkait perizinan untuk pengolahan limbah sudah jelas diatur, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Kesehatan tidak bisa dibuang langsung ke TPA Bakung, namun harus melalui proses khusus yakni dibakar dengan suhu tertentu rata-rata 1000 derajat Baru dibuang itu pun harus ada izinnya.

Kemudian untuk yang disampaikan di media terkait bungkus plastik obat sudah jelas dalam peraturan Kementerian Lingkungan Hidup No.56/2015 di pasal 38  itu bukan termasuk limbah B3. 

“Jadi itu diperbolehkan dibuang ke limbah domestik yang ada di TPA Bakung,” tambahnya.

Ia juga mengatakan untuk botol infus dalam peraturan bukan termasuk limbah B3 juga.


Pos terkait