Loekman: Tolong Jangan Tolak Pasien Sembuh

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Sebanyak 25 warga Lampung Tengah terkonfirmasi positif Covid-19 dan 12 orang di antaranya dinyatakan sembuh.

Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto mengingatkan kepada masyarakat supaya tidak ada penolakan warga yang sudah dinyatakan sembuh.

Bacaan Lainnya



Loekman menyatakan berdasarkan data Dinas Kesehatan ada 25 pasien positif terkonfirmasi Covid-19 yang tersebar di Lamteng.

“Sebanyak 12 diantaranya dinyatakan sembuh dengan 10 orang sudah pulang ke rumah masing-masing dan 2 orang masih dalam proses administrasi. Pembuatan surat keterangan sehat untuk memberikan kejelasan kepada masyarakat. Surat ini juga ditembuskan ke aparatur kampung jika ada penolakan warga sekitar lingkungannya. Jadi tolong jangan tolak warga yang sudah dinyatakan sembuh,” katanya didampingi Kadiskes dr. Otniel Sriwidiatmoko dan Direktur RSUDDSR dr. Hasril Syahdu di Omah BJW, Kampung Bumimas, Kecamatan Seputihagung, Jumat (29/5)

Perlu dipahami, kata Loekman, Covid-19 tidak mematikan, justru yang mematikan penyakit bawaan.

“Jika sudah sembuh tak bawa virus lagi. Rumah sakit juga tak gegabah. Jika belum sembuh tetap jalani perawatan. Untuk menyatakan orang terkonfirmasi Covid-19 harus dilakukan swab dua kali. Setelah sembuh juga masih dilakukan pemantauan,” ujarnya.

Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP), kata Loekman, ada 19 orang, kemudian orang tanpa gejala (OTG) 386 orang dan orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 322 orang, pelaku perjalanan luar sebanyak 31.417 orang selesai dipantau 14 hari sebanyak 29.663 orang, dan masih dalam pemantauan sebanyak 2.754 orang. 

“Kesiapan kita sarana-prasarana di RSUD Demang Sepulau Raya ada 7 kamar isolasi pasien dan 22 kamar isolasi masih dalam proses pembangunan,” ungkapnya.

Pemkab Lamteng, kata Loekman, sudah menyiapkan diri untuk new normal life yang penerapannya pasti ada lonjakan masyarakat positif Covid-19.

“Dalam new normal life pasti ada lonjakan masyarakat positif Covid-19. Ini sebagai edukasi masyarakat ikut bertanggung jawab pada kesehatan diri sendiri yang selama ini pemerintah selalu melindungi. New normal life diharapkan bisa mengedukasi masyarakat bahwa kesehatan kepentingan pribadi masing-masing. Selama ini masyarakat berpikir hanya tugas pemerintah. Tinggal bagaimana masyarakat menyikapinya,” katanya.

Karena itu, kata Loekman, tetap patuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. Kenakan masker saat ke luar rumah, cuci tangan sebelum maupun sesudah beraktivitas, tetap jaga jarak, hindari kerumunan, dan paling penting tetap berdoa kepada Tuhan YME agar senantiasa diberikan kesehatan.

“Pemerintah hanya bisa membantu masyarakat yang terpapar Covid-19. Jangan mau gunakan program Pemkab Lamteng Jemput Sakit Pulang Sehat,” ungkapnya.

Mulai hari ini, kata Loekman, dirinya memberikan kebijakan dan mempersilahkan masyarakat untuk beribadah berjamaah.

“Silahkan beribadah berjamaah sesuai agamanya masing-masing. Tapi harus tetap disiplin patuhi protokol kesehatan. Ini percobaan,” tegasnya. (sya/mlo)



Pos terkait