Lokasi Penyeberangan di Tebakak Jauh Dari Kata Layak

  • Whatsapp

Medialampung.co.id Salah satu lokasi penyeberangan menuju Pulau Pisang, selain melalui Pelabuhan Kuala Stabas adalah melalui Pekon Tebakak, Kecamatan Karyapenggawa, selain jaraknya yang lebih dekat, penyeberangan melalui Pekon Tebakak dipastikan beroperasi setiap hari menuju Pulau Pisang maupun sebaliknya.

Meski menjadi salah satu lokasi penyeberangan menuju Pulau Pisang, bahkan kebanyakan wisatawan yang datang ke Pulau Pisang melalui pekon itu, tapi pantai yang menjadi titik penyeberangan sangat minim perhatian dari pemkab setempat.

Bacaan Lainnya



Peratin Pekon Tebakak Waysindi, Yuzwardi, berharap agar Pemkab Pesbar dapat mengupayakan membangun dermaga penyeberangan di lokasi penyeberangan menuju kecamatan Pulau Pisang itu, bahkan lokasi penyeberangan itu merupakan satu-satunya di Kecamatan Karyapenggawa.

“Dari 12 pekon di Kecamatan Karyapenggawa, hanya Pekon Tebakak Waysindi yang menjadi lokasi penyeberangan menuju Pulau Pisang, tapi lokasi penyeberangannya jauh dari kata layak karena tidak ada fasilitas penunjangnya,” kata dia.

Dijelaskannya, penyeberangan menuju Pulau Pisang melalui pekon tebakak tidak hanya dilakukan oleh wisatawan, melainkan banyak masyarakat Pulau Pisang yang memanfaatkan penyeberangan melalui pekon setempat, karena banyak masyarakat Pulau Pisang yang memiliki kebun di Pekon Tebakak Waysindi dan sekitarnya.

“Banyak juga masyarakat yang keluar masuk Pulau Pisang melalui pekon tebakak ini, bahkan pegawai pemerintahan seperti pegawai kecamatan, puskesmas hingga guru lebih banyak melalui pekon Tebakak ini untuk menuju atau keluar dari Pulau Pisang,” jelasnya.

Menurutnya, sempat ada rencana pembangunan dermaga bahkan pelabuhan di pekon itu untuk memudahkan penyeberangan menuju Pulau Pisang, namun hingga kini tak kunjung terealisasi meski lokasi penyeberangan itu sudah beberapa kali ditinjau.

“Sempat ada rencana akan dibangun dermaga atau pelabuhan kecil, bahkan rencananya akan dikeruk agar jukung bisa leluasa bersandar atau berangkat, tapi sampai sekarang belum ada realisasinya,” terangnya.

Selain itu, tambahnya, lahan parkir untuk kendaraan wisatawan yang datang untuk menyeberang menuju Pulau Pisang juga belum tersedia, saat ini kendaraan pengunjung hanya diparkirkan pada lahan kosong, milik warga, dan seharusnya ada tempat parkir yang memang disediakan dan bisa dikelola oleh masyarakat.

“Harapan kami agar fasilitas penyeberangan menuju Pulau Pisang bisa ditingkatkan, apalagi saat musim liburan banyak wisatawan yang datang dan kendaraan mereka terparkir begitu saja dipinggir jalan, karena tempat parkir yang ada sudah penuh,” tandasnya. (ygi/d1n/mlo)



Pos terkait