LPA Pringsewu Dampingi Korban Pencabulan Guru Silat

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Korban pencabulan oknum guru silat mendapat pendampingan dari psikolog. Pendampingan oleh psikolog termasuk saat para korban menjalani pemeriksaan di Polsek Sukoharjo Polres Pringsewu.

Lembaga perlindungan anak (LPA) Kabupaten Pringsewu melibatkan psikolog hal ini guna membantu kondisi psikologis si anak.

“Kemarin juga kita siapkan psikolog untuk pendampingan,” terang ketua LPA Pringsewu Dr. Fauzi.

Lanjutnya psikolog yang dimaksud yakni mereka yang memiliki kompetensi khusus terkait hal ini.

Dikatakan Fauzi pihaknya tetap akan mendampingi korban mulai dari melapor ke Polisi sampai dengan adanya keputusan hukum di pengadilan.

Disinggung kondisi psikis para korban, dari pantauan LPA cukup baik, meski memang memerlukan perhatian. Sekaligus perlu menyemangati agar mereka tak trauma terhadap apa yang dialami.

“Perlu terus disemangati, kita gunakan pendekatan pendekatan,” tambah sekretaris LPA Pringsewu Siwi. 

Seperti diketahui, sempat berhenti melakukan pencabulan, namun perbuatan cabul oleh salah satu dari dua  oknum guru silat terhadap anak didiknya ternyata sudah berlangsung sejak sekitar Lima tahun lalu.

Pada anggota Polsek Sukoharjo Polres Pringsewu yang memeriksanya, IM als Tole  mengakui pencabulan terjadi sejak tahun 2015. Namun tahun 2016-2018 kelainan seksual tersebut sempat berhenti.

Hal ini ternyata kambuh lagi, dimana tahun 2019 hingga tahun 2020 pelaku melakukan kembali terhadap anak didiknya.

“Kelainan saya sejak tahun 2015, tapi 2016-2018 sempat berhenti. Baru pada 2019-20 saya mulai lagi,” ucapnya pada petugas yang memeriksanya.

Sedangkan menurut pengakuan IP, kelainan seksual pada dirinya baru mulai dirasakan di tahun 2020. Dimana  ini  dilakukan terhadap 6 anak didiknya.

“Saya baru 2020, terhadap 6 anak,” akunya.

Menurut Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri, SIK melalui Kapolsek Sukoharjo Iptu Musakir, SH., keduanya sudah di amankan untuk menjalani proses lebih lanjut.

“Keduanya diamankan pada Selasa (7/7) dan kini  masih menjalani proses pemeriksaan serta pengembangan kasus,” kata Iptu Musakir.(sag/mlo)



Pos terkait