LPAI Lambar Kutuk Aksi Bejat Pelaku Pemerkosaan Anak Tiri

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) mengutuk keras aksi bejat Heriyanto (53) warga Pekon Mekarsari, Kecamatan Pagardewa yang tega memperkosa anak tirinya sendiri yang masih dibawah umur. 

Dan atas terungkapnya kasus asusila tersebut LPAI Lambar secara tegas meminta aparat penegak hukum memberikan sanksi tegas sebagaimana ketentuan yang berlaku, yang bukan saja untuk memberikan efek jera kepada pelaku melainkan pembelajaran bagi masyarakat tentang bahaya dan sanksi hukum jika melakukan perbuatan biadab seperti itu. 

Bacaan Lainnya

Sekretaris Jenderal (Sekjen) LPAI Kabupaten Lambar Jefri Ardiansyah, mendampingi Ketua LPAI Lambar Drs. Dahlin, M.Pd., memastikan akan berkoordinasi dengan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Lambar untuk memberikan pendampingan hukum kepada korban, sebut saja bunga yang saat ini baru berusia sebelas tahun. 

“Kabar kejadian ini sudah kami terima dan LPAI telah menjalin komunikasi dengan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, guna pendampingan hukum kepada korban yang statusnya anak dibawah umur,” tegasnya. 

Terpisah Kabid Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak Nilawati, S.H., Pemerintah Kabupaten Lampung Barat siap mendampingi korban dalam upaya pemulihan psikologi mengurangi trauma, sekaligus memberikan bantuan hukum pendampingan hukum hingga mendapatkan putusan. 

Sebelumnya, berdasarkan data dari Polsek Sekincau telah terjadi kasus asusila, pemerkosaan (pencabulan) anak dibawah umur oleh Heriyanto (53) status tersangka warga Pekon Mekarsari, Kecamatan Pagardewa, Kabupaten Lampung Barat, yang tak lain ayah tiri dari korban Bunga nama samarannya. 

Jajaran reskrim Polsek Sekincau dipimpin langsung Kapolsek Kompol Sukimanto, mengamankan Heriyanto karena diduga telah menyetubuhi anak tirinya yang masih berusia 11 tahun. Heriyanto ditangkap di kediamannya tanpa perlawanan setelah menerima laporan dari korban dan keluarga.(r1n/mlo)


Pos terkait