Lusi Catatkan Sejarah Untuk Pekon Trimulyo

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Secara resmi Pemerintahan Pekon Trimulyo, Kecamatan Gedungsurian melakukan pergantian Kepala Pemangku Talangpanjang, atas nama Saifudin. 

Hal tersebut dilaksanakan berdasarkan Perda Kabupaten Lampung Barat No.4/2015 tentang Pemerintah Desa/Pekon. Bahwa batas usia perangkat pekon adalah 60 tahun.

Bacaan Lainnya



Peratin Buchori, S.P., menegaskan beberapa waktu yang lalu pihaknya membentuk tim seleksi untuk menjaring calon pemangku sebagai pengganti jabatan Saifudin yang telah habis masa jabatan faktor usia.

Tim yang sedianya terbentuk berjumlah Sebelas orang terdiri dari tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, tokoh wanita, yang dibantu juga anggota LHP setempat. Untuk melakukan penjaringan calon kepala pemangku yang baru. 

Setelah dilakukan seleksi baik dari segi tes wawancara dan administrasi dari sejumlah pendaftar maka di mintakan rekomendasi kepada Camat Erna Wati, S.E., untuk dikeluarkan Surat Keputusan (SK).

Terkait proses itu Kamis (4/6) Lusi Puspita Dewi yang terpilih dilantik sebagai Kepala Pemangku Definitif di Pemangku Talang Panjang III untuk meneruskan kiprah Saifudin.

Pada kesempatan itu Buchori mengucapkan terima kasih kepada. Saifudin atas jasa dan kerjasamanya selama hampir 25 tahun sebagai kepala pemangku dan melaksanakan kegiatan pemerintahan bersama.

“Semoga apa yang sudah diperbuat akan dicatat oleh sejarah Pekon Trimulyo dan dibalas oleh Allah SWT. Kepada Lusi Puspita Dewi diharapkan agar yang sudah dilakukan oleh pendahulunya bisa dilanjutkan dan ditingkatkan,” harapannya.

Buchori juga menyebutkan Lusi jaga menjadi catatan sejarah pemerintahan Pekon Trimulyo, sebagai kepala pemangku perempuan pertama sejak adanya pekon tersebut. 

Sementara dalam sambutan Camat Erna Wati, S.E., yang hadir sebagai undangan menyampaikan bahwa sebagai aparatur pemerintah pekon baik itu jurutulis, kaur, kasi, ataupun pemangku harus bersungguh-sungguh dalam melaksanakan tugas dengan memahami tupoksi masing masing.

Sebagai dukungan penuh terhadap pemerintah pekon, yang menjadi  ujung tombak Pemkab Lambar untuk mewujudkan Lampung Barat Hebat dan Sejahtera, tentunya harus ditopang oleh 15 kecamatan hebat.

“Di dalam kecamatan hebat harus ada pekon hebat yang isinya adalah aparatur hebat yang bekerja sebagai team, dan tidak bekerja sendiri-sendiri, tapi saling mendukung, saling mengisi, dan saling melengkapi sehingganya muncul sebagai wajah pekon yang tangguh,” tandasnya. (rin/mlo)



Pos terkait