Mahasiswa ITERA Olah Daun Kelor Jadi Nugget

Medialampung.co.id – Sebanyak 15 mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (ITERA) telah selesai melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dipusatkan di Pekon Pelitajaya Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) yang dimulai sejak Jumat (7/1) lalu, hingga Senin (17/1).

Peratin Pekon Pelitajaya, Wawan Ardi Saputra, S.H., mengatakan, selama melaksanakan program KKN itu, berbagai kegiatan bagi masyarakat telah dikembangkan, salah satunya yakni membuat nugget dari daun kelor sebagai salah satu olahan pangan yang menyehatkan untuk dikembangkan di tengah masyarakat.

Bacaan Lainnya


“Pembuatan nugget dari daun kelor yang dilakukan oleh mahasiswa ITERA selama KKN itu masih asing, karena banyak masyarakat yang belum mengetahui olahan pangan dari daun kelor itu,” katanya.

Sehingga, lanjutnya, dengan adanya pembuatan nugget dari daun kelor yang dilakukan oleh mahasiswa itu kedepan dapat dikembangkan oleh masyarakat khususnya di Pekon Pelitajaya. Karena dengan mengembangkan pembuatan nugget daun kelor itu selain dapat dikonsumsi sendiri juga memiliki nilai ekonomi untuk keluarga.

“Kita berharap masyarakat bisa terus mengembangkan olahan daun kelor menjadi nugget,” ujarnya.

Dijelaskannya, selain membuat olahan daun kelor menjadi nugget, mahasiswa ITERA yang melakukan program KKN itu juga memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang tata cara pembuatan cocopeat atau media tanam dari serabut sabut kelapa khususnya untuk media tanam pada sayuran. Untuk itu, diharapkan masyarakat juga nantinya bisa memahami pembuatan cocopeat tersebut.

“Potensi di Kabupaten Pesbar ini cukup banyak, salah satu yang ada di Pekon Pelitajaya ini, sehingga diharapkan berbagai potensi itu bisa dikembangkan masyarakat seperti pembuatan nugget dari daun kelor dan juga cocopeat dari serbuk sabut kelapa,” jelasnya.

Ditambahkannya, untuk program kegiatan lainnya yang dilakukan oleh mahasiswa yang melaksanakan KKN di Pekon Pelitajaya yakni memberikan pengetahuan tentang mitigasi bencana alam terhadap siswa di SDN 52 Krui, mengajar anak di TPA Al-Iqra yang memang berada di Pekon setempat. Selain itu, mengadakan kegiatan bersih-bersih lingkungan, hingga menggelar lomba tingkat anak SD dan ibu-ibu kader PKK Pekon setempat.

“Dengan adanya mahasiswa yang melaksanakan program KKN itu jelas sangat membantu masyarakat dan Pekon, karena masyarakat banyak pengetahuan  yang ditularkan dari mahasiswa  itu,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)


Pos terkait