Mahasiswa KKN Lakukan Penghijauan di Pekon Tribudi Makmur

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Para mahasiswa Unila yang melaksanakan Kerja Kuliah Nyata (KKN) di Pekon Tribudi Makmur, Kecamatan Kebuntebu, Kabupaten Lampung Barat, memberikan dukungan untuk Bumi Begui Jejama tersebut menjadi kabupaten konservasi, dengan melakukan penanaman pohon jenis pohon Jengkol yang dibawa langsung oleh mahasiswa.

Peratin Andy Waryadi menyebutkan, tentu-nya atas apa yang dilakukan para mahasiswa tersebut bukan saja sebagai dukungan kabupaten konservasi melainkan menjadi cerminan bagi masyarakat dalam menumbuh kembangkan kecintaan pada lingkungan.

Bacaan Lainnya



“Adik-adik KKN yang hanya berada dipekon ini selama 40 hari saja mau meluangkan waktu untuk melakukan upaya penghijauan dengan penanaman pohon. Maka dari itu kita yang hidup matinya disini kenapa tidak lebih mencintai tanah kelahiran seperti dengan menjaga kelestariannya,” ungkap Andy Waryadi.

Pada kesempatan itu Andy Waryadi menyampaikan terimakasih kepada pemuda-pemudi bangsa tersebut, atas inisatif penanaman pohon itu. “Ini juga merupakan langkah yang tepat, bagi masyarakat untuk dapat lebih memanfaatkan tanah untuk hal yang menghasilkan, seperti penanaman pohon jengkol tersebut selain untuk penghijauan juga akan menghasilkan, jadi kenapa tidak kita penuhkan lahan-lahan dengan tanaman kayu yang menghasilkan seperti durian, alpukat, jengkol, petai dan lain sebagainya,” ajak pihaknya.

Pihaknya beranggapan, saat ini memang harus diakui bahwasannya fungsi hutan terus berkurang akibat kebutuhan hidup manusia, karena itu memang sudah menjadi kewajiban bersama melakukan inofasi bagaimana cara meminimalisir atau mengurang kerusakan hutan tersebut dengan memanfaatkan lahan yang masih tersedia dengan penanaman pohon. “Mari kita dukung secara bersama-sama dan berkesenambungan upaya dan program pemerintah tentang konservasi,” ajaknya.

Sementaara salah satu peserta KKN, menyampaikan haru atas budaya sopan santun yang masih terjaga dengan baik dipekon itu. “Luar biasa sambutan warga masyarakat pekon ini yang mencerminkan kehidupan yang damai dan nyaman, sehingga memberikan swasana betah bagi kami melaksanakan KKN,” tandasnya. (ius/mlo)



Pos terkait