Makanan yang Beredar di Pesbar Masih Aman Dikonsumsi

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Dinas Kesehatan (Diskes), Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) sejak awal Ramadhan 1442 Hijriah hingga kini belum menemukan adanya makanan maupun minuman yang mengandung zat berbahaya maupun tidak layak konsumsi beredar di Kabupaten Pesbar.

Kabid Kesehatan Masyarakat, Irhamudin, S.Km., mendampingi Kadiskes Pesbar, Tedi Zadmiko, S.Km, S.H, M.M., mengatakan bahwa sejauh ini belum ada laporan ataupun informasi mengenai makanan yang tidak layak konsumsi beredar di pasaran. Artinya, makanan dan minuman yang beredar di Pesbar masih aman untuk dikonsumsi.

Bacaan Lainnya

“Meski begitu kita tetap mengimbau kepada masyarakat untuk waspada dan lebih teliti sebelum membeli makanan dan minuman untuk dikonsumsi,” katanya, Senin (19/4).

Dijelaskannya, masyarakat harus berhati-hati misalnya saat membeli makanan agar dapat melihat kondisi makanan terlebih dahulu maupun mengecek masa kadaluarsa makanan tersebut. Selain itu juga agar masyarakat tetap mengedepankan makanan yang sehat dan menyehatkan, serta jangan tergiur dengan promosi dan harga murah.

“Semua upaya yang harus diperhatikan tersebut tentunya sebagai antisipasi bersama agar masyarakat benar-benar mengkonsumsi makanan yang sehat dan aman,” jelasnya.

Sementara itu, kata dia, terkait dengan rencana pengecekan makanan dan minuman yang beredar di pasaran yang ada di Kabupaten Pesbar ini tentunya dari Dinkes setempat masih menunggu informasi dari stakeholder maupun OPD terkait karena biasanya dalam melakukan pengecekan makanan dan minuman itu merupakan kewenangan dari BPOM dan juga satker terkait lainnya.

“Namun yang jelas untuk sementara ini kondisi makanan dan minuman yang beredar di pasaran yang ada di Pesbar ini masih aman untuk dikonsumsi,” kata dia.

Termasuk, lanjut dia, makanan dan minuman ataupun takjil berbuka puasa yang dijual dipasaran sejauh ini masih aman dikonsumsi. Diskes setempat juga tetap mengimbau selain kepada masyarakat juga kepada pedagang agar dalam menyajikan makanan/minuman yang dijual di pasaran itu benar-benar mengutamakan kebersihan, kesehatan maupun menggunakan bahan makanan/minuman yang tidak membahayakan kesehatan masyarakat.

“Kita akan terus memantau dan memberikan pemahaman kepada pedagang khususnya, agar lebih mengutamakan kualitas makanan dan minuman yang dijual itu,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)


Pos terkait