Maklumat Kapolri Dicabut, Parosil Minta Kegiatan Tetap Berpedoman Dengan Protokol Kesehatan 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Seiring dengan adanya pencabutan maklumat Kapolri tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19), salah satunya tentang larangan adanya kegiatan mengumpulkan orang dengan jumlah yang besar. 

Bupati Lambar Hi. Parosil Mabsus berpesan agar masyarakat tetap memperhatikan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), semua pihak diminta untuk menjalin kerja sama dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Bacaan Lainnya


”Tepat pada tanggal 26 Juni lalu, Kapolri resmi mencabut maklumat tentang kepatuhan terhadap kebijakan penanganan Covid-19, yang salah satunya larangan mengadakan kegiatan yang mengumpulkan orang banyak, dan sekarang sudah diperbolehkan sebagai bentuk adaptasi di masa new normal, tapi perlu kita sadari bahwa apapun kegiatan itu tetap harus berpedoman dengan protokol kesehatan,” kata Parosil.

Seperti halnya pada resepsi pernikahan, parosil meminta agar pihak panitia memperhatikan sarana prasarana untuk mendukung penerapan protokol kesehatan seperti menggunakan menyediakan fasilitas cuci tangan di pintu masuk, memeriksa suhu tubuh setiap tamu undangan, serta mengatur jarak kursi tamu minimal satu meter.

“Jadi protokol kesehatan ini harus betul–betul diperhatikan, jangan sampai kita lengah dan kebablasan sehingga dapat berakibat fatal, meskipun hingga saat ini tidak ada tambahan kasus positif Covid-19,” tegasnya.

Untuk lebih lanjut, kata dia, pihaknya akan melakukan pembahasan bersama unsur forkopimda sebagai bentuk untuk menentukan langkah–langkah dan kebijakan, supaya meskipun kegiatan berkumpul tidak dilarang, namun keamanan dan kesehatan masyarakat harus tetap terjaga.

“Secara teknis besok akan kita diskusikan lebih lanjut bersama Dandim dan Kapolres untuk menindaklanjuti kebijakan berakhirnya maklumat kapolri ini, supaya masyarakat tetap aman. Dan tak lupa kita harus terus melakukan sosialisasi dan edukasi untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat,” kata dia. (edi/mlo)



Pos terkait