Malam Ini, BPS Lambar Data Tunawisma

  • Whatsapp
Kepala BPS Kabupaten Lambar Amiruddin, S.Si , M.M

Medialampung.co.id –  Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lambar bertepatan dengan hari sensus (Census Date) atau Census Night, malam ini akan melakukan penelusuran atau pendataan bagi tunawisma secara serentak di seluruh kecamatan di Kabupaten Lambar.

“Hari ini disebut hari sensus (Census Date) atau Census Night. Nanti malam tanggal 15 September dari pukul 21.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB tanggal 16 September, BPS melakukan penyisiran atau pendataan bagi tunawisma atau orang orang yang tidak mempunyai tempat tinggal tetap, termasuk orang gila yang berkeliaran,” kata Kepala BPS Kabupaten Lambar Amiruddin, S.Si , M.M, Selasa (15/9)

Bacaan Lainnya



Kata dia, biasanya tunawisma setiap malam tidurnya di pasar-pasar atau emperan toko. Sehingga petugas menyisir tempat-tempat tersebut untuk mendata jumlah dan jenis kelaminnya.

“Karena dalam sensus penduduk semua orang harus tercatat secara “de jure” maupun “de facto”, ” ucapnya

Ia menjelaskan, pada saat melakukan penyisiran dan pendataan tunawisma, pihaknya menugaskan beberapa petugas saja dan semuanya dari organik BPS.

“Kalau berdasarkan laporan yang masuk, mungkin jumlahnya di Lambar tidak banyak. Karena kalaupun ada yang sakit jiwa (gila) tapi masih pulang ke rumahnya maka akan dicatat di rumahnya,” jelasnya

Sementara untuk pendataan lapangan secara jadwal berakhir hari ini, Selasa (15/9), tetapi tentunya jika ada petugas sensus yang belum selesai dimungkinkan untuk menyelesaikan pekerjaannya di lapangan. Selanjutnya dokumen akan dikumpulkan di BPS Kabupaten Lambar untuk diolah.

“Mudah-mudahan semua berjalan lancar. Pada prinsipnya tidak boleh ada penduduk yang terlewat cacah (No One Left Behind),” kata dia.

Disinggung berapa data yang sudah masuk di BPS, Amiruddin mengungkapkan,  untuk data persisnya  belum bisa direkap, karena datanya masih ada di petugas, tapi dari cakupan wilayah sudah sekitar 80% wilayah selesai di data untuk Kabupaten Lampung Barat.

“Target kita tanggal 20 September  data sudah bisa dilihat perkembangannya di BPS kabupaten,” pungkas dia. (lus/mlo)



Pos terkait