Mantap, DAK Non Fisik di Lambar Terealisasi 103,38 Persen

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dana alokasi khusus (DAK) non fisik di Kabupaten terealisasi 103,38 % atau Rp88,645 miliar lebih dari target sebesar Rp85,748 miliar lebih. 

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Drs. Daman Nasir, M.P mengungkapkan, berdasarkan data per November 2020 untuk DAK non fisik di Kabupaten Lambar telah terealisasi sebesar Rp88,645 miliar lebih. “Realisasi DAK non fisik tahun ini untuk Lambar telah terealisasi sesuai dengan target, bahkan over target,” kata Daman, Kamis (3/12)

Bacaan Lainnya


Menurut dia, realisasi DAK non fisik sebesar Rp88,645 miliar lebih itu rinciannya , DAK tunjangan profesi guru Rp57 lebih dari target Rp57 miliar lebih (100,00 %), DAK tambahan tunjangan guru PNS/non profesi Rp431 juta lebih dari target Rp520 juta lebih (82,79 %), bantuan operasional penyelenggaraan PAUD Rp3,225 miliar lebih dari target Rp3,238 miliar lebih (99,58 %), DAK bantuan operasional kesehatan Rp21 miliar lebih dari target Rp14 miliar lebih (141,01 %), DAK bantuan operasional keluarga berencana Rp2,194 miliar lebih lebih dari target Rp2,194 miliar lebih (100 %).

Selanjutnya, DAK pelayanan administrasi kependudukan Rp1,2 miliar lebih dari target Rp1,4 miliar lebih (89,84 %), DAK tunjangan khusus guru Rp1,7 miliar lebih dari target Rp2 miliar lebih (81,12 %), DAK penyelenggaraan kesetaraan Rp1 miliar lebih dari target Rp1,157 miliar lebih (87,55 %), serta DAK pelayanan kepariwisataan Rp303 juta lebih dari target Rp344 juta lebih (88,10 %).

“Khusus untuk DAK non fisik untuk aitem DAK jaminan persalinan ditarget Rp1,4 miliar lebih, DAK akreditasi rumah sakit/Puskesmas target Rp798 juta serta DAK pengawasan obat dan makanan ditarget Rp159 juta lebih belum ada realisasinya sampai akhir November,” tandasnya.

Seraya menambahkan, untuk DAK fisik baru terealisasi Rp100 miliar lebih dari target Rp103,819 miliar lebih atau 96,32 %. Realisasi sebesar Rp100 miliar lebih terdiri dari DAK reguler Rp58 miliar lebih dari target Rp61 miliar (96,05 %), DAK Penugasan Rp14 miliar lebih dari target Rp15 miliar lebih (93,00 %) serta DAK Afirmasi Rp26,927 miliar lebih dari target Rp27 miliar lebih (98,81 %).

“Kita berharap untuk DAK fisik juga dapat terealisasi 100 %,” pungkas Daman. (lus/mlo)




Pos terkait